TIMESINDONESIA, JAKARTA – Evandra Florasta, pahlawan kemenangan Timnas U-17 Indonesia atas Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025, mengaku sempat gemetar saat mengeksekusi penalti penentu di menit akhir pertandingan.
Golnya pada menit 90+1 membawa Indonesia meraih kemenangan dramatis 1-0 dalam laga perdana Grup C di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Jumat (5/4/2025).
Evandra mengungkapkan perasaannya yang deg-degan saat berdiri di titik penalti. "Perasaan saya saat itu sangat deg-degan, gemetar sebenarnya. Tapi saya berusaha menenangkan diri dengan menarik napas dalam-dalam," ujar pemain berusia 16 tahun itu dalam rekaman audio yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/4/2025).
Meski Park Dohun (kiper Korsel) berhasil menepis tendangannya, Evandra dengan sigap menyambar bola rebound dan mencetak gol kemenangan. "Saya lihat bola tidak masuk, langsung bereaksi cepat. Alhamdulillah, bola kembali ke arah saya dan saya manfaatkan untuk mencetak gol," tambahnya.
Evandra juga mengakui bahwa kesulitan besar melawan tekanan Taeguk Warriors Muda yang mendominasi sepanjang pertandingan. "Pertandingan ini sangat sulit, tapi alhamdulillah kami bisa menahan serangan Korea. Di menit akhir, kami dapat penalti dan memaksimalkannya," ucap Evandra.
Kemenangan ini membawa Timnas U-17 Indonesia memuncaki Grup C dengan 3 poin.
Laga selanjutnya melawan Yaman U-17 akan digelqar pada Senin, 7 April 2025, pukul 22.00 WIB di Stadion Prince Abdullah Al Faisal
Jika menang, Indonesia hampir dipastikan lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. "Kami akan persiapkan diri lebih matang. Analisis permainan Yaman jadi fokus kami," tegas Evandra.
Dua tim teratas dari Grup C akan lolos ke babak gugur sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17.
Indonesia (3 poin)
Yaman (0 poin, belum bermain)
Korea Selatan (0 poin)
Afganistan (0 poin, belum bermain)