Semarang (ANTARA) - Polisi mengamankan sekitar 10 orang yang diduga pelaku perusakan dalam aksi massa anarkis di depan Markas Polda Jawa Tengah dan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Jumat

"Sementara ada 10 orang, masih didata dan diperiksa," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto.

Menurut dia, para terduga pelaku diduga menggunakan alat untuk melakukan perusakan.

Ia menuturkan petugas fokus untuk mendorong massa dengan menggunakan mobil meriam air dan gas air mata.



Sebelumnya, aksi massa di depan Markas Polda Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat sore, berakhir ricuh.

Massa melempari petugas dengan menggunakan bom molotov, batu, dan botol air mineral.

Petugas membubarkan massa dengan menggunakan meriam air dan tembakan gas air mata.

Massa yang merangsek masuk melalui pintu belakang kantor Gubernur Jawa Tengah juga melakukan perusakan.

Sejumlah mobil serta sepeda motor yang terparkir di halaman belakang kantor gubernur dibakar dan dirusak massa.