Sosok Kayla Didrika, Mahasiswi UGM Jadi Lulusan Tercepat Meski Sibuk Organisasi dan Kepanitiaan
Musahadah August 30, 2025 01:32 AM

SURYA.CO.ID - Inilah sosok Demetria Dahayu Kayla Didrika, lulusan tercepat Program Sarjana dan Sarjana Terapan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Gadis yang disapa Kayla ini berhasil menyelesaikan studi di Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik, selama 3 tahun 8 bulan 5 hari.

Padahal, rata-rata masa studi program Sarjana (S1) adalah 4 tahun 2 bulan.

Prosesi wisuda berjalan khidmat, Rabu (27/8/2025). 

Gadis kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini juga tak percaya bisa menjadi lulusan tercepat UGM dalam wisuda kali ini. 

“Jadi, untuk bisa berhasil mencapai target yang sudah saya rencanakan, saya harus bekerja semaksimal mungkin selama di perkuliahan,” katanya, dikutip SURYA.CO.ID dari laman UGM.

Meski lulus lebih cepat, Kayla mengaku selama kuliah tidak hanya mengejar prestasi akademik saja.

Ia juga mencoba aktif di berbagai kegiatan kepanitiaan dan organisasi. 

Mulai dari menjadi Ketua Himpunan, mengikuti berbagai kepanitiaan di tingkat Fakultas dan Prodi, menjadi Co-Fasilitator di PPSMB Palapa 2022, hingga mengikuti lomba seperti saat bimbingan pendanaan PKM.

Dari keterlibatan tersebut, Kayla merasa mendapatkan kesempatan untuk bertemu banyak orang hebat yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan.

Peran keluarga, teman, dan dosen tentu juga menjadi faktor penting dalam perjalanan studinya.

Ia mengaku banyak dosen yang memberikan inspirasi serta motivasi dalam menetapkan target-target hidupnya. 

Sementara keluarga juga menjadi alasan terbesar mengapa Kayla bisa bertahan hingga ke titik ini.

Bagi Kayla, doa dan semangat dari orang tua menjadi sumber kekuatan utama sekaligus sistem pendukung yang membuatnya yakin bahwa ia mampu mencapai target-target yang telah ia rencanakan.

Selain itu, Kayla juga mengatakan bahwa teman-teman seangkatannya juga menjadi tempat terbaik untuknya berkeluh kesah dan tetap termotivasi untuk belajar.

Kayla menyampaikan bahwa teman-temannya selalu menjadi tempat aman baginya ketika merasa jatuh atau kehilangan semangat belajar.

“Mereka selalu menyemangati saya untuk bangkit lagi."

"Jadi saya sangat berterimakasih dan bersyukur karena adanya teman-teman PWK angkatan 2021 yang sudah menjadi keluarga saya selama di Jogja,” ujarnya penuh rasa syukur.

Kayla mengaku telah memiliki motivasi untuk merantau dan melanjutkan studinya di UGM.

Kayla mengungkapkan bahwa alasannya memilih UGM karena ia kagum dengan konsep UGM yang memihak ke kaum marginal, dan hal ini juga berkaitan dengan prodi yang ia pilih.

“Karena salah satu tujuan utama PWK adalah untuk menyetarakan akses ke seluruh lapisan masyarakat dalam mendapatkan kualitas hidup yang baik melalui perencanaan spasial, jadi menurut saya konsep ini dan visi UGM adalah kombinasi yang cocok dengan motivasi diri saya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pengalaman akademik untuk belajar di Program Studi PWK menjadi bagian paling berkesan baginya.

Setiap semester, ia mengikuti mata kuliah studio yang menuntut kerja kelompok sekaligus praktek lapangan.

Menurut Kayla, momen inilah yang membuatnya mulai belajar berkomunikasi dan berani menyuarakan pendapat. 

“Saya yang dulunya tidak adventurous jadi terbiasa turun lapangan, mulai dari survei ke hutan, menjelajah kampung, tersesat di jalan, hingga harus membawa motor di jalur Pantura yang penuh dengan truk besar.'

"Itu pengalaman yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, tetapi justru membentuk siapa saya hari ini,” ungkapnya.

Untuk mahasiswa yang juga tengah berjuang menyelesaikan studinya, Kayla berpesan soal pentingnya memiliki tujuan yang jelas dalam hidup.

Dengan kesadaran akan arah yang ingin dicapai, seseorang akan lebih mudah menyeimbangkan berbagai aspek kehidupan.

“Selain itu, selalu berdoa dan punya orang terpercaya, entah keluarga atau teman, untuk berbagi cerita."

"Evaluasi dari luar diri juga penting untuk menjaga keseimbangan hidup,” pesannya.

Kisah pencapaian Kayla ini bisa menjadi contoh baik untuk para generasi muda, agar tetap mengutamakan pendidikan. 

Klik di sini untuk untuk bergabung 

 

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.