Jakarta (ANTARA) - Polri mengirimkan kembali bantuan logistik seberat 4.459 kilogram untuk memperkuat operasi tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Utara, Minggu.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa pengiriman hari kedua ini merupakan bentuk konsistensi Polri dalam mendukung penanganan bencana.

“Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” kata Erdi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu

Ia menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan pokok dan peralatan operasional kembali dikirim.

“Kami mengirimkan Gajahfood 684 kilogram (57 koli), perahu karet 280 kilogram (4 koli), tiang tenda 630 kilogram (14 koli), tenda 316 kilogram (4 koli), serta besi konektor tenda 200 kilogram (4 koli),” jelasnya.

Selain itu, pengiriman juga mencakup perlengkapan hunian sementara. berupa 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram untuk mendukung akomodasi personel di lapangan.

Erdi menerangkan bahwa perlengkapan teknis turut menjadi prioritas.

“Kami menyalurkan MTP-FT 850 kilogram (50 koli), pemanas MTP-FT 75 kilogram (25 koli), genset portabel 129 kilogram (3 koli), serta panel surya 105 kilogram (7 koli),” ujarnya.

Selain itu juga dikirim jas hujan 620 kilogram (17 koli), goni 90 kilogram (2 koli), dan lampu penerangan 30 kilogram (3 koli).

Seluruh logistik tersebut telah dikemas dalam puluhan koli agar pendistribusian berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis,” tuturnya.