Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh mengerahkan enam alat berat ke Gunung Salak, Aceh Utara untuk membuka isolasi Kabupaten Bener Meriah akibat banjir dan longsor di wilayah itu.

"Alhamdulillah Kabupaten Aceh Tengah dengan Bener Meriah telah bisa terhubung dan saat ini kita sedang membuka Aceh Utara dengan Bener Meriah," kata Ketua Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh M Nasir di Banda Aceh, Minggu.

Ia menjelaskan untuk membuka isolasi lewat Bireuen membutuhkan waktu yang lama karena banyak kawasan yang longsor, sedangkan jalur Gunung Salak setelah didata tidak membutuhkan banyak jalur yang perlu diperbaiki.

"TIM Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah bergerak dan insyaallah untuk menembus ke Bener Meriah juga akan selesaikan dalam beberapa hari ke depan," katanya.

Dia mengatakan alat berat milik pemerintah dan pihak ketiga sudah dikerahkan ke lokasi guna memperbaiki jalur yang tertimbun longsoran dan rusak.

Pihaknya berharap, dengan selesainya pembukaan jalur Gunung Salak, Aceh Utara-Bener Meriah akan memudahkan mobilisasi logistik ke daerah itu.

Banjir dengan intensitas hujan dan longsor mengakibatkan jalur transportasi ke Bener Meriah dan Aceh Tengah terputus, termasuk jaringan telekomunikasi ikut terputus.