Harga Pangan di Kota Langsa Melonjak Tinggi, Kenaikan di Atas 100 Persen
Saifullah November 30, 2025 08:32 PM
Ringkasan Berita:
  • Harga pangan di Kota Langsa melonjak drastis pasca banjir, dengan kenaikan mencapai lebih dari 100 persen.
  • Beras, cabai, bawang, ikan, hingga telur ayam menjadi mahal dan sulit didapat, membuat warga kesulitan berbelanja. 
  • Selain itu, masyarakat juga terhambat menarik uang di bank karena jaringan komunikasi belum berfungsi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Paska surutnya banjir, harga pangan atau bahan pokok di Kota Langsa dilaporkan mulai meningkat drastis hingga di atas 100 persen pada Minggu (30/11/2025). 

Informasi diperoleh Serambinews.com menyebutkan, selain mulai sulit didapatkan, harga bahan pangan juga mulai naik tajam.

Bahkan seperti beras yang mulai, selain mahal juga mulai susah didapatkan.

Kemudian cabai merah, bawang, dan bahan dapur sejenisnya, juga sama mengalami kenaikan cukup menyesakkan dada masyarakat.

Menurut informasi warga, bahwa harga barang melonjak terendah 50 persen hingga di atas 100 persen.

Begitu juga harga ikan dan sejenis lauk-pauk makan lainnya.

Kemudian, harga telur ayam yang dijual pedagang dadakan, baik di pinggiran jalan umum dan pedagang kios, naik di atas 100 persen atau lebih dari Rp 100 ribu per papan. 

"Saya tadi pagi beli 1 butir Rp 5.000, kalau 1 papan sekitar 100 ribu-an," kata Adi, salah seorang warga setempat.

Ia mengungkapkan, masyarakat sekarang juga mulai sulit berbelanja karena sudah kehabisan uang,

Apalagi mereka yang bekerja serabutan sudah tak bekerja hampir sepekan.

Lalu bagi masyarakat yang menyimpan uang di bank juga belum bisa melakukan penarikan di ATM.

Karena sinyal Telkomsel dan jaringan lainnya belum berfungsi. 

Sejumlah BSI Link yang sempat buka menggunakan sinyal atau data internet Star Link, itupun diserbu orang yang mengantre penuh di konter BSI Link tersebut. 

Namun BSI Link yang sempat buka ini belum bisa menampung kebutuhan masyarakat Kota Langsa yang hendak mencairkan uang di tabungan BSI mereka.(*)

 

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.