7 Fakta Anak Politikus PKS Berusia 9 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Mewah: CCTV Rusak
TRIBUNJATENG.COM - Peristiwa penemuan anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam kondisi bersimbah darah menggemparkan masyarakat Cilegon, Banten.
Bocah berinsial MAP (9) itu ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di rumah mewah milik orangntunya.
Tepatnya di Kompleks Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) 3, Kota Cilegon, Banten.
Berikut ini beberapa fakta terkait kematian MAP.
Baca juga: Rumah Mewah Haji Maman Disatroni Perampok, Anak 9 Tahun Jadi Korban
• Beredar Kabar Eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Kritis, Mobil Meledak Dibom, Cek Faktanya
• Semakin Menggurita! KPK Tetapkan 1 Tersangka Baru Kasus Korupsi di DJKA: Terima Rp 12,12 Miliar
1. Sosok Korban
MAP (9) adalah anak dari anggota Dewan Pakar Pantai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, H.Maman Suherman.
MAP masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar.
MAP dikenal sebagai anak yang rajin, sopan dan patuh kepada orang tua.
2. Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (16/12/2025).
Awalnya, H.Maman mendapat telepon dari anak keduanya berinisial D yang meminta tolong.
Saat itu D berada di rumah bersama MAP.
Sedangkan Maman berada di tempat kerja di wilayah Ciwandan.
Maman langsung pulang dan mendapati sang putra sudah tergelatak dalam kondisi tengkurap di dalam kamar.
3. Mengalami 19 Luka Tusuk
MAP mengalami 22 luka di tubuh yang terdiri dari 19 luka tusuk benda tajam.
Kemudian tiga luka akibat kekerasan benda tumpul.
4. Sempat dibawa ke Rumah Sakit
Korban MAP sempat dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida, Cilegon untuk mendapat penanganan medis.
5. Motif masih misteri
Namun belum diketahui secara pasti motif pembunuhan pada MAP.
"Untuk dugaan motif sementara belum bisa kita jelaskan secara lugas karena kita masih dalam bagian penyidikan," ucap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon, AKP Yoga Tama.
6. CCTV Rusak
Dari hasil penelusuran polisi, kamera pengawas atau CCTV di lokasi rusak.
"Iya kita akan mencari CCTV ya, kemarin tuh menurut informasi, 2 minggu itu CCTV rusak," kata Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan pada Rabu (17/12/2025), dikutip dari Tribunnews.
"Kita lagi nyari nih (CCTV) di tetangga kan gitu. Nanti saya mohon doanya dari rekan rekan media juga mohon bersabar, mudah mudahan terungkap nih siapa pelakunya," ucapnya.
7. 8 Orang Diperiksa
Sementara itu, polisi masih memeriksa saksi-saksi baik dari keluarga maupun di luar pihak keluarga.