Antrean Kendaraan Menuju Jembatan Awe Geutah Paya Teupin Reudeup Makin Panjang
December 20, 2025 09:03 PM

 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Antrean berbagai jenis kendaraan yang melewati Jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup, Peusangan Selatan, Bireuen, Sabtu (20/12/2025), makin panjang. Terutama dari arah Peusangan menuju Uteun Gathom, lokasi jembatan.

Amatan Serambinews.com, antrian kendaraan dari arah Peusangan mulai terlihat di kawasan Desa Lueng Kuli, Krueng Beukah, Cebrek, hingga ke Uteun Gathom, dengan panjang sekitar 3 kilometer lebih satu arah menuju jembatan.

Sementara kendaraan dari arah timur yang keluar dari jembatan mengambil rute mulai dari Desa Uteun Gathom menuju jalan utama, berpapasan di kawasan Desa Lueng Kuli Peusangan, dan tembus ke Keude Peusangan.

Para pengendara bahkan turun dari mobil dan duduk di pinggir jalan yang dipenuhi lumpur. Di sepanjang jalan juga sudah ada meja kecil yang menjual rambutan, langsat, maupun air mineral. Antrian dari arah timur mulai dari Lueng Daneun hingga Jembatan Awe Geutah Paya sekitar 1 kilometer lebih.

Baca juga: Satgas Gabungan Bireuen Kerahkan Puluhan Dokter dan Tenaga Kesehatan ke Gampong Kapa

Rusli, warga Keude Lueng Daneun, mengatakan bahwa antrian kendaraan dari arah timur ke jembatan sekitar 1 kilometer lebih. Ruas jalan yang sempit menyebabkan kemacetan.

Di persimpangan menuju jembatan, belasan personel dari Satlantas Polres Bireuen, Kodim Bireuen, dan Dinas Perhubungan terlihat mengatur arus lalu lintas. Kasat Lantas Polres Bireuen, AKP Aditya, juga hadir di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan mencegah kemacetan panjang.

Selain kendaraan roda empat dan enam, puluhan sepeda motor juga mengantri menunggu giliran dibukanya jembatan. Sistem buka-tutup diberlakukan saat melintasi jembatan, minimal 10 menit, disesuaikan dengan banyaknya kendaraan yang antre.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK M.Med, melalui Kasat Lantas AKP Aditya SIK kepada Serambinews.com mengatakan, sepanjang jalur lintasan dari Peusangan maupun dari Gandapura ke Awe Geutah, terdapat 20 personel ditambah petugas Dinas Perhubungan yang ditempatkan di beberapa titik persimpangan.

Sistem buka-tutup disesuaikan kondisi lapangan, dengan durasi paling cepat 10 menit dan paling lama 30 menit, tergantung jumlah kendaraan yang antre.(*)



© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.