Djakarta, 29/12/1953 (ANTARA) - “Saja masih mempunjai pandangan jang optimistis jang sejogjanja untuk tahun 1954 jang akan datang. Meskipun pemerintah baru 5 bulan bekerdja untuk melaksanakan program politiknja jang telah disetudjui oleh parlemen itu, boleh dikatakan bahwa hasil2 pekerdjaannja, walaupun belum 100% memuaskan, toch sudah ada kemadjuannja”, demikian Perdana Menteri Mr. Ali Sastroamidjojo menjatakan pandangannja terhadap tahun baru 1954 kepada “Antara” siang ini.
Berkata Perdana Menteri selandjutnja, bahwa tentu sadja kesukaran2 dan rintangan2 masih akan kita harus hadapi tetapi itu tidak akan menjebabkan kendornja pemerintah didalam usahanja, karena sebelumnja sudah diketahuinja bahwa kesukaran dan rintangan itu memang ada.
Saja katakan, bahwa saja masih mempunyai pandangan jang optimistis jang sejogjanja itu, demikian Mr. Ali Sastroamidjojo, karena didalam perdjalanan penindjauan keberbagai daerah kenjataan2 tampak bahwa rakjat memang benar2 masih mempunyai potensi jg besar untuk mengatasi kesukaran dan rintangan itu. Terutama dalam hal soal pemulihan keamanan rakjat menjambut dengan gembira ketegasan politik pemerintah dalam hal ini.
Keadaan ekonomi dan keuangan negara kita memang masih sulit, katanja lagi. Dan kita harus berhati2. Maka dari itu tindakan2 pemerintah dalam lapangan perekonomian dan keuangan harus ditindjau dari sudut itu pula. Mudah2an tahun 1954 akan membawa kemadjuan didalam lapangan itu.
Dalam lapangan ekonomi dan keuangan itu sjarat satu2nja untuk mengatasi kesukaran ialah bekerdja-keras oleh kita semuanja, jaitu dilapangan produksi, perdagangan, pertanian, industri dsb.nja. Berhubung dengan itulah kita harus menindjau politik perdagangan pemerintah dengan luar negeri pada masa sekarang ini.
Meskipun dalam pers luar negeri tampaknja banjak tulisan2 jg mendjelek2kan keadaan Indonesia, saja pertjaja bahwa suara2 jang seringkali berkelebih2an itu lambat laun akan lenjap, kata Perdana Menteri seterusnja, karena saja tahu bahwa tulisan2 jang demikian itu disebabkan karena kurang fahamnja banjak wartawan2 asing akan keadaan jang sebenarnya di Indonesia ini.
Dari laporan2 jang kami dapat dari perwakilan2 kita diseluruh dunia saja dapat kesimpulan bahwa hubungan kita dengan negara2 lain tetap baik dan mengandung harapan jang bermanfaat bagi negara dan bangsa kita. Pemerintah akan tetap memegang teguh pada politik luar negerinja jang bebas itu dan hasrat kita ialah untuk melaksanakan politik kerdja-sama internasional kearah perdamaian dunia.
Dengan gembira dan penuh pengharapan Indonesia melihat bahwa goodwill untuk menghilangkan ketegangan2 internasional mulai tampak. Mudah2an akan lekas terdapatlah persesuaian faham antara segala bangsa didunia ini demi keselamatan ummat manusia. Demikian achirnja Perdana Menteri Mr. Ali Sastroamidjojo.







