TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menyiapkan anggaran beasiswa sebesar Rp10 miliar bagi pelajar jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat pada tahun 2026.
Informasi tersebut disampaikan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat diskusi akhir tahun bersama jurnalis di Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Rabu (31/12/2025).
Andi Sumangerukka mengatakan, pada tahun 2025, Pemprov Sultra telah menyalurkan beasiswa pendidikan dengan total Rp4 miliar bagi pelajar SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB).
Dari jumlah tersebut, sebesar Rp3,5 miliar dialokasikan untuk Beasiswa Siswa Miskin (BSM) yang diberikan kepada 3.500 pelajar SMA, SMK, dan SLB.
Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta.
Selain itu, Pemprov Sultra juga menyalurkan beasiswa berprestasi internasional senilai Rp100 juta kepada 10 pelajar, dan masing-masing menerima Rp10 juta.
Lalu, beasiswa berprestasi tingkat nasional dialokasikan sebesar Rp400 juta untuk 160 pelajar, dengan nominal Rp2,5 juta per orang.
Baca juga: Beasiswa Sultra Cerdas 2025 Gubernur ASR Jenjang S1-S3, Pendaftar Capai 1.500 Orang
“Pada tahun 2026, anggaran beasiswa akan kami tingkatkan menjadi Rp10 miliar,” ujar Andi Sumangerukka.
Ia menyampaikan, peningkatan anggaran tersebut bersumber dari dana operasional dan gaji gubernur yang selama ini tidak ia gunakan sejak menjabat sebagai kepala daerah.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan komitmen untuk memperluas akses pendidikan bagi pelajar di Sultra.
“Selama lima tahun masa jabatan, saya tidak akan menerima dana operasional maupun gaji gubernur. Seluruhnya akan dialihkan untuk mendukung program beasiswa,” jelasnya.
Dilansir dari referensi.data.kemendikdasmen.go.id, jumlah SMA sederajat sebanyak 471 sekolah, 176 SMK dan 85 SLB tersebar di 17 kabupaten kota di Sultra.(*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)