SURYA.co.id - Manajemen Persebaya Surabaya masih mempercayakan Uston Nawawi sebagai pelatih sementara meski telah resmi mengontrak pelatih baru, Bernardo Tavares. Uston akan tetap menangani Bajul Ijo hingga laga pekan ke-16 menghadapi Madura United, Sabtu (3/1/2026).
Sebelumnya, manajemen Persebaya telah menunjuk Bernardo Tavares sebagai pengganti Eduardo Pérez. Namun, hingga pelatih asal Portugal tersebut tiba dan bergabung dengan tim, Uston Nawawi tetap diberi mandat sebagai caretaker.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas tim di masa transisi. Selama menukangi skuad Bajol Ijo, Uston telah memimpin empat pertandingan. Dengan hasil tiga kali imbang dan satu kemenangan.
Hasil tersebut membuat manajemen memperpanjang tugasnya hingga Derby Suramadu.
Laga melawan Madura United akan jadi ujian penting bagi Uston. Momentum kebangkitan tim harus dijaga dengan baik.
Baca juga: Manuver Persebaya Surabaya Incar Bek PSM Yuran Fernandes, Anak Emas Bernardo Tavares
Uston menjelaskan perpanjangan tugasnya berkaitan dengan belum bergabungnya Bernardo Tavares.
Selain menyiapkan pertandingan, ia fokus pada proses transisi tim.
“Saya dapat tugas dari manajemen untuk mendampingi tim sampai pertandingan lawan Madura United, karena Coach Bernardo Tavares baru tiba di Surabaya awal Januari,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Harapannya, saat Tavares datang, seluruh tim sudah siap. “Sehingga di masa transisi ini dan seterusnya Persebaya bisa jauh lebih baik,” tambahnya.
Uston menekankan pentingnya menjaga motivasi pemain. Ia ingin tim tetap fokus meski ada pergantian pelatih.
Baca juga: Prediksi Skor Derby Suramadu Duel Penuh Gengsi Madura United vs Persebaya Surabaya
Sesuai rencana, Bernardo Tavares akan mulai memimpin latihan 5 Januari 2026. Pelatih asal Portugal itu diharapkan membawa perubahan taktik segar.
Tavares dikenal dengan gaya permainan disiplin dan agresif. Hubungannya dengan beberapa pemain asing bisa jadi keuntungan.
Manajemen berharap kehadirannya memperkuat mental tim. Tavares akan langsung menghadapi jadwal padat Super League.
Persebaya sendiri baru saja bangkit dengan kemenangan telak atas Persijap Jepara. Kemenangan itu memutus tren imbang lima laga beruntun.
Tim kini berada di posisi keenam klasemen dengan 22 poin. Derby Suramadu selalu sarat gengsi dan tensi tinggi. Madura United juga sedang dalam tren positif di bawah Carlos Parreira.
Kemenangan 5-1 atas Semen Padang jadi modal besar mereka. Persebaya harus waspada dengan produktivitas Lulinha. Derby ini bisa jadi penentu momentum kedua tim.