Gempa M 5.4 Hantam Lanny Jaya Papua Pegunungan, Cek Pusat Gempa Terkini 2 Menit yang Lalu
January 01, 2026 02:29 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM - Baru saja Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG merilis informasi gempa terkini di wilayah tenggara Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Kamis 1 Januari 2025 siang ini.

Sebagai informasi, BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis soal cuaca (meteorologi), iklim (klimatologi), hingga geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.

Wilayah Lanny Jaya yang diguncang gempa hari ini, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, dengan pusat pemerintahan di Tiom.

Daerah Lanny Jaya berjarak sekitar 90 km dari Wamena, ibu kota Papua Pegunungan, dengan perjalanan darat memakan waktu sekitar 3–4 jam.

Rilis BMKG beber gempa terkini di tenggara Lanny Jaya memiliki magnitudo 5.4.

Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf.

Waktu terjadinya gempa bumi Lanny Jaya sekira pukul 13:02:00 WIB pagi ini.

Info BMKG, titik koordinat gempa terkini Lanny Jaya berada di 4.18 LS,138.44 BT.

Disebutkan pula, pusat gempa terkini 2 menit yang lalu berada 26 km di tenggara Lanny Jaya.

Informasi BMKG, sebut gempa Lanny Jaya terjadi di kedalaman 133 Km.

BMKG menyebut gempa Lanny Jaya tak berpotensi tsunami.

Info lengkap soal gempa Lanny Jaya ini bisa Anda lihat di laman x @infoBMKG.


"#Gempa Mag:5.4, 01-Jan-26 13:02:00 WIB, Lok:4.18 LS,138.44 BT (26 km Tenggara LANNYJAYA-PAPUAPGNGN), Kedlmn:133 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG," tulis BMKG di laman x @infoBMKG

 

Baca juga: Gempa Hari Ini M 4.2 Guncang Sarmi Papua, Cek Kedalaman dari BMKG


Berikut adalah informasi MMI dan dampak yang dapat dipelajari berdasarkan skala MMI dari laman BMKG.

I  MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal.

Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.


(*)

(TribunKaltara.com/Amiruddin)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.