Charoen Pokphand Indonesia Bongkar Modus Penipu di WhatsApp: Jangan Tergiur Harga Murah
January 01, 2026 03:05 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Jangan mudah percaya dengan tawaran produk ayam potong murah yang beredar di media sosial. Di penghujung tahun 2025, PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk mendeteksi maraknya aksi penipuan yang mencatut nama perusahaan untuk menguras kantong masyarakat.

Kini, oknum tidak bertanggung jawab semakin nekat dengan menggunakan akun palsu, serta memamerkan identitas ID Card karyawan hasil rekayasa (screenshot) guna meyakinkan calon korbannya sebagai tim marketing resmi.

Modus Canggih Gunakan Identitas Palsu

Communication & Public Affair Coordinator PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Gun Affandy, mengonfirmasi bahwa modus penipuan ini mulai meresahkan masyarakat. 

Para pelaku biasanya bergerilya melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat WhatsApp.

“Banyak modus yang dilakukan penipu dengan menggunakan nama perusahaan. Korbannya adalah masyarakat, dengan cara menawarkan produk kami melalui media sosial. Semuanya itu palsu atau kedok untuk mengelabui korban agar percaya,” tegas Gun Affandy pada Rabu (31/12/2025).

Ia menambahkan, penggunaan foto profil yang meyakinkan hingga pengiriman kartu identitas karyawan palsu, hanyalah trik psikologis agar korban mau menuruti permintaan pelaku, termasuk mengirimkan data pribadi dan melakukan transfer uang.

Transaksi Aman Hanya di Gerai Resmi

Pihak CPI mengimbau dengan sangat, agar masyarakat tidak menanggapi pola penawaran yang meminta pembayaran ke rekening pribadi dengan dalih laporan order perusahaan. 

Gun menegaskan, bahwa CPI memiliki kanal penjualan resmi yang terjamin keamanannya.

“Bila menghendaki pembelian produk kami, bisa langsung ke gerai-gerai resmi kami. Silakan transaksi di gerai seperti Prima Fresh Mart yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dengan demikian, transaksi akan terjamin keamanannya,” jelasnya.

Imbauan: Jangan Kirim Uang dan Data Pribadi

Apabila masyarakat menerima pesan melalui WhatsApp yang meminta pengiriman uang di luar prosedur resmi toko, Gun meminta agar pesan tersebut segera diabaikan atau dilaporkan.

“Sudah berulang kali kami imbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai penawaran melalui media sosial seperti WhatsApp. Jangan mengirimkan data atau transfer uang, apalagi dengan dalih untuk laporan order perusahaan,” pungkas Gun.

Hingga saat ini, PT Charoen Pokphand Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap akun-akun palsu yang beredar, demi melindungi kepercayaan konsumen terhadap produk olahan ayam mereka yang kian meningkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.