Kronologi Penganiayaan di Jalan Akasia Denpasar, Kristianus Dilarikan ke RS Gunakan Sepeda Motor
January 01, 2026 11:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026 aksi penganiayaan terjadi di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur (Dentim).

Seorang pria bernama Kristianus Bayu AP Soares (23) mengalami sejumlah luka setelah dianiaya sejumlah orang di Jalan Akasia XVI, Kos Indah Akasia Nomor 120, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (31/12) malam.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 19.30 Wita.

Baca juga: Malam Pergantian Tahun, BPBD Denpasar Bali Tangani 8 Kecelakaan, Didominasi Pengaruh Alkohol

“Peristiwa itu bermula dari kesalahpahaman antara korban dengan seorang pria berinisial Gus Kris, yang disebut sebagai terduga pelaku," kata sumber kepolisian kepada Tribun Bali, Kamis (1/1).

Menurut sumber, korban saat itu hendak membeli makan di sekitar kos temannya yang berada di sekitar Jalan Akasia.

Di lokasi, korban menyaksikan pemilik warung menegur sejumlah anak-anak yang bermain kembang api di depan warung karena dinilai membahayakan balita yang sedang tidur. 

Tak lama datang tiga remaja mengendarai sepeda motor yang kembali bermain kembang api di lokasi tersebut.

Korban asal NTT itu tersulut emosinya dengan aksi main petasan ketiga remaja itu hingga berujung cekcok. 

Kristianus sempat mendorong salah satu dari remaja tersebut, yang kemudian menantang korban untuk berkelahi sebelum meninggalkan lokasi sambil membawa petasan. 

Setelah itu, korban kembali ke kos temannya untuk beristirahat.

Baca juga: Tahun 2026 Pemkot Denpasar Bali Akan Fokus Penanganan Sampah Dan Banjir

Namun situasi kembali memanas dimana saat korban berada di dalam kos, sekelompok orang mendatangi lokasi dan mengetuk pintu kos.

Tak diduga, korban diserang secara tiba-tiba oleh orang-orang tak dikenal yang membawa tombak dan besi. 

“Korban berusaha menangkis serangan dan melarikan diri keluar kos, namun tetap dikejar hingga ke depan warung dan studio tato di kawasan Jalan Akasia," imbuh sumber kepolisian.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada tangan kanan, luka robek pada telapak tangan kanan, luka di tangan kiri, serta luka di bagian perut atas kemaluan. 

Saksi bernama Frelydino Nyongkianus Leki menyatakan korban sempat kembali ke areal kos dalam keadaan berlumuran darah dan meminta diantar ke rumah sakit. 

Korban kemudian dibawa ke RSAD Udayana, Jalan PB Sudirman, Denpasar, menggunakan sepeda motor.

Dalam kondisi terluka, korban akhirnya mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit

Polsek Denpasar Timur saat ini masih mendalami kasus penganiayaan yang dialami Kristianus, sekaligus mendalami peran masing-masing pihak serta motif pasti kejadian tersebut. Terduga pelaku berinisial Gus Kris saat ini masih dalam proses penyelidikan. 

“Benar, kami masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan itu," kata Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa. (zae)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.