Adu Banteng Bus Jaya Utama dan Suzuki Karimun di Jalur Pantura Tuban Tewaskan Pasangan Suami Istri
January 02, 2026 03:30 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Bus PO Jaya Utama tabrak Suzuki Karimun di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (1/1/2026) malam.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dalam satu keluarga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara dua anggota keluarga lainnya mengalami luka-luka.

Kejadian bermula saat Bus Jaya Utama bernomor polisi L 7693 UV yang dikemudikan Bambang Sutrisno (42), warga Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Demak, melaju dari arah barat ke timur.

Saat tiba di lokasi kejadian, bus tersebut berusaha mendahului sebuah truk box yang belum diketahui identitasnya.

Namun, saat mendahului, bus justru masuk ke jalur kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Suzuki Karimun bernopol S 1774 GA yang dikemudikan M Fatkhul Bahri (30), warga Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.

“Diduga pengemudi bus kurang konsentrasi saat mendahului kendaraan di depannya sehingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak mobil dari arah timur,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, Jumat (2/1/2026).

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kedua kendaraan tidak sempat menghindar, sehingga tabrakan depan tak dapat dihindari.

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan mobil Suzuki Karimun ringsek parah.

Pengemudi mobil, M Fatkhul Bahri, dan istrinya, Nur Aeni Mega Oktavia (26), warga Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Bus Sumber Rahayu Terlibat Kecelakaan di Jombang, Satu Pemotor Tewas di Lokasi

Sementara itu, dua penumpang lainnya, yakni AZ (17) yang merupakan adik M Fatkhul Bahri, serta Arifin (50) yang merupakan ayahnya, warga Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, mengalami luka-luka.

Keduanya langsung dilarikan ke RSNU Tuban untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dua korban meninggal dunia karena berada di posisi duduk depan, sedangkan dua penumpang yang berada di belakang berhasil selamat,” imbuhnya.

Cuaca Cerah

Lebih lanjut, Eko menjelaskan, kondisi cuaca saat kejadian cerah dengan arus lalu lintas relatif sepi.

Jalan di lokasi kejadian merupakan jalan lurus beraspal dengan lingkungan permukiman penduduk di sisi kanan dan kiri jalan.

“Tidak ditemukan faktor kendaraan maupun kondisi jalan. Faktor utama diduga berasal dari pengemudi,” bebernya.

Pasca kejadian, petugas Satlantas Polres Tuban langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa kendaraan, Surat Izin Mengemudi (SIM), dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Akibat kejadian ini, total kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.