Berangkat Umrah saat Ramadhan, Berapa Biayanya? Simak Ulasan Lengkap Beserta Estimasi Harga Terbaru!
January 02, 2026 07:00 PM


Berangkat Umrah saat Ramadhan, Berapa Biayanya? Simak Ulasan Lengkap Beserta Estimasi Harga Terbaru!

 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Animo masyarakat Muslim Indonesia untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, terutama saat memasuki bulan suci. Bagi banyak orang, melaksanakan umrah di bulan ramadhan bukan sekadar perjalanan ibadah biasa, melainkan sebuah cita-cita spiritual yang sangat mendalam.

Sebagai salah satu penyelenggara perjalanan ibadah yang telah berkiprah sejak tahun 1989, Persada Indonesia mencatat bahwa minat jemaah tetap tinggi meskipun tantangan operasional dan biaya di periode ini jauh lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade melayani puluhan ribu jemaah, biro perjalanan ini terus berupaya memberikan transparansi terkait kondisi riil di lapangan, mulai dari aspek pahala hingga kesiapan finansial yang matang.

Keutamaan melaksanakan umrah pada bulan Ramadhan memang menjadi daya tarik utama yang tidak terbantahkan. Landasan kuat mengenai hal ini merujuk pada hadits shahih riwayat Ibnu Abbas RA, dimana Rasulullah SAW bersabda bahwa nilai pahala umrah di bulan suci ini setara dengan ibadah haji, bahkan dalam riwayat lain disebutkan setara dengan berhaji bersama Nabi Muhammad SAW.

Tingginya kedudukan ibadah ini di sisi Tuhan menjadikan Makkah dan Madinah selalu dipenuhi jutaan Muslim dari seluruh dunia yang ingin mengejar kemuliaan tersebut. Meski demikian, para ahli hukum Islam seperti Ibnu Hajar al-Asqalani memberikan catatan penting bahwa kesetaraan pahala tersebut tidak serta-merta menggugurkan kewajiban haji bagi mereka yang mampu secara fisik dan finansial.   

Atmosfer spiritual yang tercipta di Masjidil Haram selama Ramadhan memang sangat unik. Jemaah dapat merasakan nikmatnya berbuka puasa bersama jutaan orang lainnya, melaksanakan shalat Tarawih dan Tahajud berjamaah, hingga berikhtiar mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar.

Pengalaman kolektif dalam ketaatan ini sering kali membuat jemaah rela mengantre berbulan-bulan untuk mendapatkan paket umrah ramadhan terbaru yang sesuai. Namun, besarnya fadhilah ini juga berbanding lurus dengan dinamika biaya yang harus disiapkan oleh para calon tamu Allah. Mengenai aspek pembiayaan, realitas di lapangan menunjukkan bahwa harga keberangkatan pada bulan Ramadhan memang tidak bisa disamakan dengan paket reguler.

Fitria Yuliani, selaku Sales Head Persada Indonesia, menjelaskan bahwa lonjakan biaya ini terjadi karena Arab Saudi memasuki masa puncak kunjungan atau peak season yang sangat ekstrem. Menurutnya, seluruh penyedia akomodasi di sana, terutama hotel-hotel yang berlokasi strategis di ring pertama Masjidil Haram, menerapkan tarif khusus yang jauh lebih tinggi dari biasanya.

"Beda Mas, jadi kalau Umrah Ramadhan ini karena memang peak season di negara Saudi ya dan pastinya untuk harga hotel peak season itu pasti berbeda harga gitu. Jadi kalau dibandingkan dengan umrah reguler pasti jauh lebih mahal karena secara mendapat pahalanya pun juga akan berbeda," ungkap Fitria Yuliani dalam sebuah sesi wawancara mendalam baru-baru ini. 

Ia menegaskan bahwa kenaikan ini merupakan dampak dari mekanisme pasar global di Tanah Suci yang berada di luar kendali pihak travel.   

Rombongan jemaah Persada Indonesia saat menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci terbaru.
UMRAH RAMADHAN - Rombongan jemaah Persada Indonesia saat menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Keutamaan melaksanakan umrah pada bulan Ramadhan memang menjadi daya tarik utama yang tidak terbantahkan.

Untuk memberikan gambaran konkret, Persada Indonesia merinci bahwa paket paling hemat yang mereka tawarkan pada bulan reguler biasanya berada di angka Rp 31 juta. Namun, khusus untuk keberangkatan di bulan puasa, harga umrah bulan ramadhan mengalami penyesuaian untuk menjaga standar pelayanan.

Fitria menyebutkan bahwa estimasi biaya yang perlu disiapkan jemaah berada di kisaran Rp 44 juta. Angka tersebut sudah mencakup berbagai fasilitas yang esensial, mengingat Persada Indonesia memegang teguh komitmen untuk tidak memberikan paket harga murah yang berisiko mengurangi kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah yang cukup berat di bulan puasa.   

Selain faktor akomodasi, penyesuaian biaya ini juga dialokasikan untuk layanan pendampingan yang lebih intensif. Fitria menjelaskan bahwa selama bulan Ramadhan, jemaah akan mendapatkan treatment khusus berupa rangkaian kajian agama yang dilakukan lebih sering.

Program ini mencakup kajian saat menjelang berbuka puasa, setelah sahur, hingga kajian rutin setelah shalat Subuh yang dipandu oleh tim pembimbing berpengalaman. Layanan ini bertujuan agar jemaah tidak hanya sekadar menjalankan ritual fisik, tetapi juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang esensi puasa di tanah para nabi.   

Bagi jemaah yang membidik keberangkatan pada tahun 2026, terdapat faktor alam yang sangat menguntungkan. Ramadhan 1447 H diprediksi jatuh pada pertengahan Februari hingga Maret 2026, yang bertepatan dengan masa pasca-musim dingin.

Fitria Yuliani memberikan catatan positif bahwa cuaca di Makkah dan Madinah pada periode tersebut diperkirakan akan terasa sejuk. Kondisi iklim yang bersahabat ini tentu menjadi nilai tambah yang sangat krusial, karena akan sangat membantu menjaga stamina fisik jemaah saat melaksanakan Tawaf dan Sai dalam kondisi berpuasa.   

Dalam memilih mitra perjalanan, kredibilitas menjadi aspek yang paling utama untuk diperhatikan. Persada Indonesia yang telah beroperasi secara resmi di bawah izin Kementerian Agama RI—yakni Izin Umrah No. 10 Tahun 2021 dan Izin Haji No. 515 Tahun 2021—menunjukkan integritasnya melalui rekam jejak yang transparan.

Kepercayaan jemaah juga dibangun melalui kehadiran tokoh-tokoh pembimbing yang memiliki otoritas keagamaan kuat, salah satunya adalah Ustadzah Oki Setiana Dewi yang sering terlibat dalam membimbing jemaah Persada Indonesia.

Dengan perpaduan antara pengalaman puluhan tahun, legalitas yang sah, serta bimbingan yang mumpuni, para calon jemaah dapat lebih tenang dalam merencanakan perjalanan suci mereka untuk meraih keberkahan di bulan yang penuh ampunan. (*)

(TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.