Masih Ragu Kinerja Birokrasi? Simak Komitmen 318 Pejabat Baru Banyumas Ini
January 02, 2026 08:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Gelombang penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas belum berhenti.

Setelah pelantikan pejabat struktural sehari sebelumnya, kini giliran ratusan pejabat fungsional yang diambil sumpahnya di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (2/1/2026) siang.

Suasana pendopo terasa khidmat saat Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, melantik total 318 pejabat fungsional.

Baca juga: Bocoran Lengkap Nama 159 Pejabat Baru Banyumas Hasil Perombakan SOTK 2026

Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab dalam memperkuat "otot" birokrasi, terutama di sektor-sektor pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan nyawa dan masa depan warga.

Dominasi Sektor Kesehatan

Ada fakta menarik dari pelantikan kali ini. Jika dibedah, mayoritas wajah-wajah baru yang mengisi jabatan fungsional tersebut berasal dari sektor kesehatan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banyumas, Eko Prijanto.

"Sebanyak 296 pejabat berasal dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana," terang Eko merinci data pelantikan.

Sisanya, sebanyak 20 orang berasal dari Dinas Pendidikan, dan satu orang pejabat fungsional ditempatkan di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Komposisi ini menyiratkan fokus pemerintah daerah yang ingin memastikan layanan kesehatan dan pendidikan berjalan lebih profesional.

Bukan Sekadar Seremoni

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti tidak ingin momen sakral ini hanya dianggap sebagai rutinitas administratif belaka. Ia mengingatkan bahwa jabatan fungsional menuntut keahlian spesifik dan kompetensi tinggi.

"Pelantikan ini harus dimaknai sebagai amanah yang dijawab dengan kinerja, integritas tinggi, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Lintarti di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Wabup menyadari bahwa tantangan birokrasi ke depan makin rumit. Tuntutan warga terhadap pelayanan publik yang cepat dan tepat juga terus meningkat. Oleh karena itu, ia meminta para pejabat fungsional untuk tidak berhenti belajar dan mengasah skill.

"Laksanakan tugas dan tanggung jawab jabatan ini dengan penuh kejujuran, dedikasi, serta loyalitas," tambahnya.

Adaptasi SOTK Baru

Pelantikan ini juga tak lepas dari penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di Banyumas. Lintarti meminta seluruh pejabat untuk segera "nyetel" atau beradaptasi dengan pola kerja yang baru. Jangan sampai perubahan struktur justru membuat kinerja melambat.

"Harus segera menyesuaikan demi peningkatan efektivitas kinerja," tutupnya mengakhiri prosesi pelantikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.