Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan berangkat ke Provinsi Aceh dan Sumatera Utara untuk langsung memberikan bantuan lebih dari 1.200 paket bagi korban bencana di wilayah tersebut.

"Alhamdulillah, tim pertama yang kami kirim telah berhasil menuntaskan amanah dari para donatur, khususnya seluruh masyarakat Jakarta Selatan," kata Ketua PMI Kota Jakarta Selatan Mundari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Mundari mengatakan proses pengiriman dan pendistribusian bantuan dilakukan menggunakan kendaraan truk selama tiga hari perjalanan, dengan rute distribusi dari Kabupaten Aceh Tamiang hingga Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi paket sembako, obat-obatan, peralatan kebersihan (hygiene kit), peralatan sekolah (school kit), pembalut, mainan anak, serta pakaian dalam baru untuk dewasa dan anak-anak.

Sebagian bantuan diserahkan langsung kepada masyarakat di desa-desa yang dilalui tim distribusi, sementara sisanya diserahterimakan kepada posko tanggap darurat bencana mengingat keterbatasan waktu dan kondisi lapangan.

"Selama proses pendistribusian, tim kami harus melewati medan yang cukup sulit. Di beberapa titik, akses jalan masih terdampak longsor sehingga perjalanan memakan waktu berjam-jam dari satu lokasi ke lokasi lainnya," ucapnya.

Selain pendistribusian bantuan logistik, PMI Jakarta Selatan juga memberikan dana santunan guna menunjang operasi markas PMI di dua tempat, yakni Aceh Tamiang dan Sibolga.

Kemudian, melaksanakan kegiatan Program Dukungan Psikososial (Psychosocial Support Prgramme/PSP) untuk anak-anak di Desa Medang Ara, Kabupaten Aceh Tamiang, yang dilakukan berkolaborasi dengan PMI setempat.

Mundari mengatakan bahwa operasi kemanusiaan PMI Jakarta Selatan tidak berhenti sampai di Aceh dan Sumatera Utara.

"Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, PMI Jakarta Selatan akan melanjutkan distribusi bantuan tahap kedua ke Provinsi Sumatera Barat, yang direncanakan dalam waktu dekat sesuai dengan hasil asesmen kebutuhan di lapangan," ucapnya.

Upaya ini diharapkan dapat menggugah rasa kepedulian sesama, sehingga dukungan melalui donasi serta operasi kemanusiaan PMI dapat terus berjalan.

Kemudian, PMI Jakarta Selatan juga berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) demi menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

"Operasi kemanusiaan ini akan terus kami lanjutkan hingga bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

Sebelumnya, PMI Kota Jakarta Selatan telah menghimpun donasi sebesar Rp662.936.844 dalam periode 1–23 Desember 2025, yang seluruhnya dialokasikan untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan awal bagi masyarakat terdampak bencana.