Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Seorang warga Pekon Bulurejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung ditemukan tewas akibat tenggelam di sebuah embung, Jumat (2/1/2026).
Korban diketahui bernama Yoki (33), warga Pekon Bulurejo, Gadingrejo, Pringsewu.
Danru Pemadam Kebakaran Kabupaten Pringsewu Imam Santoso menjelaskan, peristiwa tersebut bermula dari laporan warga sekitar yang diterima oleh Satgas Damkarmat Pringsewu pada pukul 14.30 WIB.
“Setelah menerima laporan dari warga terkait adanya orang tenggelam di embung Pekon Bulurejo, kami langsung menindaklanjuti dengan mengerahkan tim evakuasi ke lokasi kejadian,” ujarnya.
Ia mengatakan, tim evakuasi yang dilengkapi dengan satu unit perahu diturunkan untuk mendukung proses pencarian korban di area embung.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar embung.
Proses pencarian berlangsung selama kurang lebih 15 menit hingga akhirnya korban berhasil ditemukan oleh tim evakuasi.
“Begitu tiba di lokasi, anggota langsung melakukan pencarian. Sekitar 15 menit kemudian korban berhasil ditemukan,” katanya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Imam mengungkapkan bahwa korban diduga tenggelam saat berusaha menolong seorang anak kecil yang nyaris tenggelam di embung tersebut.
Dalam peristiwa itu, anak kecil berhasil diselamatkan, namun korban tidak dapat tertolong.
“Menurut saksi, korban tenggelam saat mencoba menolong anak kecil yang hampir tenggelam. Anaknya selamat, tetapi korban tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.
Setelah berhasil ditemukan, korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, untuk mendapatkan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Proses evakuasi dan pengantaran korban ke puskesmas tersebut dilakukan dengan pendampingan dari pihak Kepolisian.
Dalam operasi pencarian dan evakuasi tersebut, Satgas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pringsewu melibatkan sejumlah personel.
Adapun petugas yang bertugas terdiri atas Koordinator Danton Tabrani, Danru Imam Santoso, serta anggota yakni Toto Heriyanto, Ari Wahyudi, Supriyanto, Albi Setia Pradana, Fendi Rahmadi, Misbahuludin, Widiatmoko, dan Anwar Riswanto.
“Seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari penerimaan laporan, pencarian, hingga evakuasi korban,” katanya.
( Tribunlampung.co.id / Oky Indrajaya )