TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Hingga saat ini masih ada 10 korban kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado, Sulawesi Utara.
Meski ruang gerak terbatas, para lansia yang dirawat di sana merasa cukup nyaman.
Pelayanan kesehatan dan konsumsi berjalan lancar.
Tak sedikit pula yang memberikan mereka sumbangan.
Selain itu penjaga dan pengurus panti juga setiap hari datang untuk merawat mereka, khususnya yang tidak punya keluarga.
Setelah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, mereka berharap bisa tinggal kembali di Panti Werdha Damai.
Salah satu korban selamat, Petrus Mengko, mengungkapkan bahwa selama dirawat di rumah sakit dirinya merasa cukup nyaman.
Ia mengaku mendapat pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemenuhan kebutuhan makan.
“Di rumah sakit enak, dapat pelayanan baik, diperiksa kesehatannya terus, makan juga enak. Kalau bosan paling jalan-jalan di sekitar kamar,” ujar Petrus.
Namun, Petrus berharap dapat segera kembali ke Panti Werdha Damai.
Ia mengaku tidak memiliki siapa-siapa lagi di Manado karena anak satu-satunya ada di Jakarta.
Petrus masih sempat berkomunikasi dengan anaknya melalui panggilan video.
Hal senada disampaikan korban selamat lainnya, Lao Kim Hoa.
Perempuan yang akrab disapa Ci Hoa ini mengaku sehat selama di rumah sakit.
Baca juga: Kawal Kasus Kematian Evia Mangolo, Tim Kemendiktisaintek Disebut Bakal ke Universitas Negeri Manado
Baca juga: Jenazah Evia Mangolo Diantar Keluarga hingga Civitas Akademika Unima ke Pelabuhan Manado
“Kondisi sehat, tidak ada keluhan. Dapat makanan setiap hari,” ungkap Ci Hoa.
Sama seperti Petrus, Ci Hoa berharap bisa kembali ke panti.
Namun, ia juga terbuka apabila nantinya harus dipindahkan ke lokasi baru.
"Kalau mau dipindah ke tempat yang baru, harapannya jadi lebih baik,” tuturnya.(*)