Pembunuh Anak Politisi PKS di Rumah Mewah Ditangkap Jelang Magrib
January 03, 2026 11:19 AM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Banten - Akhirnya pembunuh anak politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditangkap polisi.

Penangkapan itu setelah 18 hari korban MAHM (9) ditemukan tewas di rumah mewah kompleks Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Banten.

Pelaku berinisial HA ditangkap tim gabungan Polres Cilegon dan Polda Banten di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Banten, Jumat (2/1/2026).

Kabar penangkapan terduga pelaku pembunuhan anak politisi PKS dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan.

“Sudah ditangkap Jumat sore sebelum Magrib,” ujar AKP Sigit saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Jumat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku dikabarkan merupakan salah satu karyawan dari perusahaan ternama yang beroperasi di wilayah Kota Cilegon.

Dilihat dari foto status WhatsApp Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama, tim gabungan Polres Cilegon dan Polda Banten berfoto bersama pelaku di lobi Mapolres Cilegon. 

Pelaku tampak mengenakan kaus hitam dan duduk di lantai dengan kondisi tangan terborgol menggunakan tali ties. 

Dalam foto tersebut juga terlihat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan serta Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama.

Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan juga membenarkan bahwa pelaku pembunuhan terhadap bocah kelas 4 sekolah dasar itu telah berhasil diamankan.

“Alhamdulillah, pelaku sudah ditangkap,” kata Dian melalui pesan WhatsApp.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan data yang dihimpun TribunBanten.com, peristiwa tersebut pertama kali diketahui Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 14.20 WIB, saat ayah korban, H. Maman Suherman, menerima telepon darurat dari anaknya berinisial D, yang berteriak meminta pertolongan.

D diketahui berada di rumah bersama korban ketika kejadian berlangsung.

Mendapat kabar tersebut, H. Maman Suherman langsung bergegas meninggalkan tempat kerjanya di wilayah Ciwandan menuju rumah.

Setibanya di lokasi, ia mendapati kondisi anaknya sudah tergeletak tengkurap di dalam kamar dengan tubuh bersimbah darah.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Korban sempat dilarikan ke RS Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami 14 luka tusukan senjata tajam di sejumlah bagian tubuhnya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.

Tak berselang lama, tepatnya pukul 15.20 WIB, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon bersama anggota Polsek Cilegon langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan awal dari saksi-saksi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.