Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasus perusakan mobil oleh seorang perempuan di kawasan Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura mengungkap fakta baru.
Kendaraan yang dirusak tersebut milik anak buah kapal (ABK) asal Kabupaten Sidoarjo.
Kapolsek Kalianget, Iptu Doni Widodo mengatakan mobil Chevrolet hatchback berwarna silver dengan nomor polisi W 1790 ND itu merupakan milik Ahmad Makruf, warga Sidoarjo yang berprofesi sebagai ABK.
"Mobil itu milik Ahmad Makruf, warga Sidoarjo. Dia merupakan ABK. Namun kami masih mendalami bekerja sebagai ABK di kapal apa," ungkap Iptu Doni Widodo, Sabtu (3/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com di lapangan, Makruf diketahui bekerja sebagai ABK di salah satu perusahaan kapal penyeberangan yang melayani lintasan di Pelabuhan Kalianget.
Saat peristiwa perusakan terjadi, korban disebut masih berada di atas kapal dan belum turun ke darat.
Sementara itu, identitas perempuan yang diduga sebagai pelaku perusakan telah diketahui berinisial N, warga Banten.
Namun demikian, aparat kepolisian masih menelusuri keberadaan serta alamat tempat tinggal yang bersangkutan.
"Waktu korban kami mintai keterangan di Polsek, dia mengaku tidak tahu di mana alamat tinggal pelaku."
"Korban juga menyampaikan sudah lama tidak bertemu dan tidak berkomunikasi dengan pelaku," ungkap Iptu Doni.
Karena keterbatasan informasi tersebut, polisi masih mengembangkan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, sekaligus mendalami motif perusakan yang diduga berkaitan dengan persoalan pribadi.
Peristiwa perusakan itu terjadi pada Selasa (30/12/2025) malam.
Mobil Chevrolet hatchback warna silver bernomor polisi W 1790 ND yang tengah terparkir di area Pelabuhan Kalianget tiba-tiba dirusak oleh seorang perempuan berambut panjang.
Aksi tersebut terekam video warga dan kemudian viral di media sosial, khususnya TikTok.
Dalam rekaman video, terlihat perempuan tersebut mendekati mobil sambil membawa sepotong kayu.
Ia memukulkan kayu ke bagian bodi kendaraan, lalu berjalan ke bagian belakang dan kembali memukul hingga kaca mobil pecah.
Dalam video yang beredar, perempuan itu terdengar menyebut nama Makruf sebagai pemilik mobil sekaligus menyebut profesinya sebagai ABK.
Ia tampak emosi dan mengaku kesal karena merasa persoalan yang terjadi tidak diselesaikan dengan baik.
"Saya maunya baik-baik, tapi dia tidak mau menyelesaikan persoalan. Maunya seperti ini, biar sadar diri dia," ucap perempuan tersebut dalam video.
Namun saat ditanya oleh warga sekitar mengenai hubungannya dengan pemilik mobil, perempuan tersebut enggan memberikan penjelasan.
"Sampeyan apanya pemilik mobil ini, mbak," tanya warga.
"Itu urusan saya dengan Makruf," jawabnya singkat.