PNM Perkuat Pelayanan Berbasis Customer Experience di 2026
January 03, 2026 11:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi menetapkan penguatan pelayanan berbasis customer experience sebagai fondasi utama strategi perusahaan pada tahun 2026.

Langkah ini mempertegas peran PNM yang tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga membangun hubungan empatik dengan jutaan nasabah di seluruh Indonesia.

Dalam refleksi kinerja tahun 2025, PNM memposisikan empati dan keberpihakan pada masyarakat prasejahtera sebagai kekuatan utama.

Perusahaan menggeser paradigma layanan dari sekadar urusan administratif menjadi orientasi pengalaman menyeluruh.

PNM memastikan setiap interaksi, mulai dari akses layanan hingga pendampingan lapangan, memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup nasabah.

PNM memandang customer experience sebagai perjalanan jangka panjang.

Melalui kehadiran yang konsisten, PNM tidak hanya membuka akses modal bagi puluhan juta perempuan prasejahtera, tetapi juga aktif menumbuhkan kepercayaan diri dan jiwa kewirausahaan mereka.

Sekretaris Perusahaan PNM, L Dodot Patria Ary, menegaskan arah kebijakan perusahaan untuk tahun mendatang.

Baca juga: PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Pembiayaan Syariah dan Pendampingan Terpadu

Ia menyatakan bahwa PNM akan meningkatkan kualitas pengalaman nasabah di setiap titik layanan secara signifikan pada 2026.

Dodot menjelaskan bahwa esensi dari customer experience bagi PNM adalah memastikan nasabah merasa didengar dan diberdayakan sepenuhnya.

Menurutnya, hal ini sangat selaras dengan nilai kerja insan PNM yang senantiasa bekerja menggunakan hati.

Guna merealisasikan target tersebut, PNM terus mengasah kapabilitas sumber daya manusia, terutama para Account Officer (AO).

Baca juga: PNM Kembangkan 20 Kampung Madani se-Indonesia dan Beri Manfaat kepada 4.603 Warga

Perusahaan meyakini bahwa dedikasi para AO di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan menghadirkan layanan yang bermakna.

Dodot juga menekankan bahwa integrasi antara pelayanan prima dan program pemberdayaan menjadi pembeda utama PNM dengan lembaga lain.

Ia menegaskan keinginan perusahaan agar setiap layanan memberikan nilai tambah, sehingga nasabah dapat belajar dan bertumbuh bersama.

Komitmen ini sekaligus mencerminkan tekad PNM untuk mendukung misi pembangunan nasional.

Dengan berpegang pada nilai integritas dan keberpihakan pada masyarakat subsisten, PNM mengajak seluruh pihak untuk menciptakan layanan yang semakin relevan dan berdampak luas mulai tahun 2026.(adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.