Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lembaga swadaya asal Malaysia, Cancer Survivors Malaysia (CSM) menyalurkan 17 ton bantuan kemanusiaan untuk korban bencana hidrometeorologi di Aceh pada Sabtu (3/1/2026).
Bantuan dari lembaga kanker ini dikirim ke tiga daerah terparah terdampak bencana banjir bandang yaitu Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Pendistribusian bantuan difasilitasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh.
Rombongan berangkat dari Banda Aceh setelah dilepas oleh Marlina Muzakir, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh yang juga istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Pendopo Gubernur.
Paket bantuan diantar langsung oleh pengurus Kadin Aceh yang dipimpin Muhammad Iqbal Piyeung bersama Presiden CSM Zuraini Kamal, Wakil Presiden CSM Sheik Mohd Amizul, Sekretaris CSM Melissa Tan Juat Li, Nurul Arisya, dan Hana Afeeza.
Adapun jenis bantuan yang disalurkan antara lain beras, tepung, kecap, air mineral, mi instan, makanan kering, minyak goreng, sikat gigi dan odol, susu bayi, mukena, jilbab, pakaian dalam wanita, kaos, tikar, dan obat-obatan.
Presiden CSM Zuraini Kamal, menyampaikan bahwa masyarakat Malaysia merasa sangat bersedih atas musibah yang menimpa rakyat Aceh.
Begitu pun ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Aceh yang sudah menyambut kedatangan pihaknya.
"Kami mewakili NGO dari Malaysia dan seluruh warga Malaysia sangat bersedih dan turut berduka cita, atas dasar kemanusiaan dan kasih sayang menyampaikan sedikit sumbangan bantuan untuk meringankan beban korban banjir, terutama dalam menghadapi bulan puasa Ramadhan," kata Zuraini.
"Mudah-mudahan apa yang kita sampaikan ini membawa sedikit kegembiraan bagi korban," tutup Zuraini.
Baca juga: Sekda Aceh Tinjau Kerusakan Jalan Gayo Lues-Agara, Ikut Salurkan Bantuan Logistik
Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir dalam kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih kepada rakyat Malaysia, khususnya pihak CSM atas bantuan yang diberikan untuk korban banjir di Tanoh Rencong.
Sementara Koordinator Pendistribusian Bantuan Kadin Aceh, Khalid mengatakan, dalam masa tanggap darurat sejak banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh pada akhir November 2025, Kadin sudah menyalurkan bantuan ke sejumlah daerah terdampak.
Tahap pertama disalurkan ke Pidie dan Pidie Jaya serta tahap kedua ke Aceh Timur dan beberapa daerah lainnya.
"Dan tahap ketiga bersama CSM Malaysia hari ini kita membawa sembako yang juga dalam masa tanggap darurat bersama Kadin Indonesia dan Kadin Aceh sebanyak lebih kurang 17 ton. Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada teman-teman CSM," ujarnya.
Khalid menyatakan dalam pendistribusian bantuan, pihaknya juga bekerja sama dengan Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Aceh, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie, dan Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri.(*)
Baca juga: Dunia Kagum dengan Aksi Solidaritas Rakyat Indonesia untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera