SERAMBINEWS.COM, CILEGON — Polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap MAHM (9), putra bungsu anggota Dewan Pakar DPD PKS Cilegon, Maman Suherman.
Pelaku berinisial HA (30) ditangkap pada Jumat (2/1/2026) sore saat sedang melakukan pencurian di sebuah rumah mewah di Kota Cilegon.
Rumah tersebut diketahui milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode, Roisyudin Sayuri.
Saat penangkapan, HA sempat bersembunyi di kolong mobil sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.
Bekerja di Perusahaan Petrokimia
HA tercatat sebagai warga Palembang, Sumatera Selatan.
Selama berada di Banten, ia diketahui bekerja di sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang pengolahan dan manufaktur petrokimia di kawasan Ciwandan, Kota Cilegon.
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh anggota DPRD Provinsi Banten, Dede Rohana, yang juga merupakan kerabat dari Roisyudin Sayuri.
Menurut Dede, saat ditangkap, HA membawa kartu identitas pekerja.
“Dilihat dari SIM dan kartu anggota serikat, dia seorang pekerja, karyawan Chandra Asri,” ujar Dede Rohana, dikutip Senin (5/1/2026).
Baca juga: Tampang Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS, Ditangkap Saat Mencuri di Rumah Mantan DPRD Cilegon
Diduga Spesialis Pencurian Rumah Mewah
Dede Rohana menduga HA bukan pelaku kriminal biasa.
Ia menilai pelaku kemungkinan sudah berulang kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran rumah-rumah besar dan mewah.
“Sepertinya dia spesialis rumah kosong dan rumah mewah,” kata Dede.
Dugaan tersebut diperkuat oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Haryadi.
Menurut Hengki, HA merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan yang sudah berpengalaman.
“Pelakunya spesialis curat, pencurian dengan pemberatan rumah kosong, dan sasarannya rumah-rumah bagus,” ujar Hengki.
Tidak Ada Hubungan dengan Korban
Polisi memastikan HA tidak memiliki hubungan keluarga maupun kedekatan pribadi dengan korban MAHM. Hingga saat ini, motif pembunuhan masih dalam pendalaman penyidik.
“Masih didalami, masih diperiksa. Nanti akan kami rilis secara lengkap,” tegas Hengki.
Kasus ini terus ditangani oleh Polda Banten untuk mengungkap secara utuh latar belakang dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan tewasnya anak politisi tersebut.
Baca juga: Kejanggalan Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon, CCTV di Dalam Rumah Mati
MAHM ditemukan tewas bersimbah darah di rumah keluarganya di Perumahan Bukit Baja Sejahtera, Kota Cilegon, pada Selasa (16/12/2025).
Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan mengungkapkan hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban.
"Jadi untuk pengamatan luar itu, ada luka sebanyak 22. 22 terdiri dari 19 luka kekerasan benda tajam. Nah, tapi enggak tahu nih apakah dia menggunakan pisau atau apa kita belum tahu karena barang bukti tidak ada kan," kata Sigit, Rabu (17/12/2025).
Ia menambahkan, tiga luka lainnya diduga berasal dari benda tumpul yang berada di area vital seperti leher dan dada.
Detik-detik Korban Ditemukan
Kapolsek Cilegon Kota Kompol Firman Hamid menjelaskan, peristiwa bermula sekitar 14.20 WIB.
Ayah korban, HM, menerima telepon panik dari anak keduanya yang meminta pertolongan.
HM segera meninggalkan tempat kerjanya di kawasan Ciwandan dan menuju rumah di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk.
Saat pintu dibuka, ia mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka parah dan pendarahan hebat.
Korban sempat dilarikan ke RS Bethsaida, namun nyawanya tidak tertolong.
Pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam.
Baca juga: Kondisi Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang Ditahan AS di Penjara Kumuh Rawan Penusukan
Baca juga: 15 Madrasah di Aceh Utara Belum Bisa Mulai PBM Hari Pertama Semester Genap Akibat Banjir
Sudah tayang di Tribunnews.com