Mansyur S Cerita Momen Terakhir Sebelum Istrinya Meninggal, Sempat Cium Kening Lalu Jatuh ke Pelukan
January 05, 2026 07:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Kabar duka datang dari keluarga pedangdut legendaris Indonesia, Mansyur S.

Istri tercintanya, Rosidah binti Ismail mengembuskan napas terakhir pada Senin, 5 Januari 2026, di usia 75 tahun.

Kepergian Rosidah yang telah mendampingi Mansyur S selama lebih dari lima dekade, meninggalkan luka mendalam sekaligus menghadirkan kisah cinta yang menyentuh hingga detik terakhir hidupnya.

Dengan raut wajah sendu, mata sembab dan suara bergetar, Mansyur S mengungkapkan secara detail detik-detik kepergian sang istri.

Ia menuturkan bahwa Rosidah tidak meninggal di rumah sakit, melainkan di rumah, tepat dalam pelukannya setelah menjalani rutinitas pagi seperti biasa.

Pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIB, suasana di kediaman Mansyur S tampak normal.

Sang maestro dangdut menjalani olahraga pagi, sementara Rosidah duduk di kursi roda ditemani keponakannya yang tengah menyuapinya sarapan.

Di sela-sela aktivitas olahraganya, Mansyur memiliki kebiasaan menghampiri sang istri untuk mencium keningnya.
Di sela-sela aktivitas olahraganya, Mansyur memiliki kebiasaan menghampiri sang istri untuk mencium keningnya. (YouTube Intens Investigasi)

Baca juga: PROFIL Mansyur Ahmad, Ayah Alshad yang Hendak Jual Rumah Mewah Rp 300 Miliar, Mantan Pegawai Pajak

Menurut Mansyur, tak ada tanda-tanda darurat yang mencurigakan. 

Kondisi sang istri terlihat stabil dan tenang, bahkan masih menikmati makanan paginya.

"Jadi tetap masih melihat saya olahraga, tiap hari gitu. Dia masih makan, masih bagus makannya," ungkap Mansyur S dilansir dari YouTube Intens Investigasi.

Di sela-sela aktivitas olahraganya, Mansyur memiliki kebiasaan sederhana namun penuh makna, yakni menghampiri sang istri untuk mencium keningnya.

Pagi itu, ia melakukan hal tersebut dua kali. Namun suasana berubah ketika suapan terakhir hendak diberikan kepada Rosidah.

Mansyur mencoba membangunkan Rosidah dan memeriksa detak jantungnya, namun sang istri tak lagi memberikan respons.
Mansyur mencoba membangunkan Rosidah dan memeriksa detak jantungnya, namun sang istri tak lagi memberikan respons. (YouTube Intens Investigasi)

"Tadi begitu saya habis cium kening kedua, saya jalan lagi menjelang hampir 40, 35 menit saya olahraga, keponakan saya kasih makan itu. Ternyata yang terakhir ini hampir enggak bisa masuk," tutur Mansyur.

Melihat kondisi tersebut, Mansyur langsung menghentikan olahraganya.

Ia segera mengambil air minum dan menghampiri istrinya yang berada di kursi roda.

"Enggak bisa masuk (makanannya), langsung saya samper (hampiri), saya ambil air, saya kasih dia. Terus saya pegang kepalanya," beber Mansyur.

Saat memegang kepala sang istri, Mansyur sempat kembali mencium keningnya.

Namun tak disangka, momen penuh cinta itu menjadi perpisahan terakhir mereka.

"Ternyata begitu di kepala ini, saya sempat juga cium keningnya, tahu-tahu langsung sudah jatuh di pelukan saya di sini," lanjutnya.

Situasi pun berubah menjadi panik. Mansyur mencoba membangunkan Rosidah dan memeriksa detak jantungnya, namun sang istri tak lagi memberikan respons.

"Langsung saya bangunkan, jantungnya saya gini (periksa)... Enggak ada respon," kenangnya.

Masih berharap akan keajaiban, Mansyur bersama anak-anaknya, termasuk Irvan Mansyur, segera membawa Hj. Rosidah ke rumah sakit terdekat.

Namun takdir berkata lain. Setibanya di rumah sakit, pihak medis menyatakan bahwa Rosidah telah meninggal dunia.

"Ternyata begitu saya ke sana, suster menyatakan bahwa sudah meninggal dunia. Saya kira itulah daripada akhir kehidupan istri saya tercinta," ucap Mansyur.

(TribunStyle.com/Ika Bramasti).

  • Jangan lewatkan berita-berita TribunNewsmaker.com tak kalah menarik lainnya di Google News , Threads dan Facebook
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.