Pertamina diketahui memiliki aset minyak dan gas (migas) di Venezuela.
Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Internasional Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) diketahui memiliki aset minyak dan gas di Venezuela.
PIEP merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 71,09 persen pada Maurel & Prom (M&P).
Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhano mengatakan sejauh ini tak ada aset dan staf M&P di Venezuela yang terdampak seusai Donald Trump mengklaim mengambil alih pengelolaan industri minyak di negara tersebut.
"Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (5/1/2026).
Ia menegaskan bahwa PIEP melakukan pemantauan secara cermat terhadap dinamika dan situasi yang sedang berkembang.
PIEP juga menjalin koordinasi berkelanjutan dengan KBRI di Caracas sebagai bagian dari langkah kehati-hatian dan komitmen perusahaan dalam memastikan keselamatan serta keberlangsungan operasional.
Seperti diketahui, seusai menangkap Presiden Nicolas Maduro, AS ingin fokus melakukan pengelolaan terhadap industri minyak di Venezuela.
Trump menyebut perusahaan-perusahaan minyak Amerika akan ditugaskan memperbaiki infrastruktur energi Venezuela.
Ia menilai infrastruktur tersebut telah rusak parah.
“Infrastrukturnya bobrok dan minyaknya berbahaya,” kata Trump.
Trump juga menuding rezim sosialis Venezuela telah mencuri industri minyak.
Ia menyebut industri tersebut dibangun dengan teknologi dan keahlian Amerika Serikat.
Trump menilai hal itu sebagai salah satu pencurian properti Amerika terbesar dalam sejarah negaranya.
Trump juga menegaskan bahwa pembangunan kembali infrastruktur energi di negara ini akan memakan waktu.
Untuk itu, Trump akan menghadirkan militer Washington untuk menjaga stabilitas kawasan.