Detik-detik Pelaku Emosi, Ditanya Kunci Brankas Anak Maman Suherman Melawan, Jeritan Dibalas Tusukan
January 05, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Peristiwa tragis terjadi di sebuah rumah mewah milik Maman di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Ciwaduk, Kota Cilegon.

Pada Selasa, 16 Desember 2025, sekitar pukul 13.17 WIB, HA mendatangi rumah tersebut dan memencet bel sebanyak empat kali. Namun, tak ada respons dari dalam rumah.

“Kemudian, pelaku memanjat melalui tiang samping pos satpam. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung menuju ke rumah utama,” ujar Dian saat konferensi pers di Mapolres Cilegon, Senin (5/1/2026) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Nasib Holis Muhlisin, Konten Kreator yang Dicekik Dipukul Keluarga Kades Usai Viralkan Kondisi Jalan

HA (31) tersangka pembunuhan anak politikus PKS Cilegon diperlihatkan saat rilis kasus di Mapolres Cilegon, Senin (5/1/2026).(KOMPAS.com/Rasyid Ridho)
HA (31) tersangka pembunuhan anak politikus PKS Cilegon diperlihatkan saat rilis kasus di Mapolres Cilegon, Senin (5/1/2026).(KOMPAS.com/Rasyid Ridho) (Kompas.com)

Detik-detik pencurian

Pelaku masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela menggunakan alat yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Untuk menghindari identifikasi, HA mengenakan masker, helm full face, sepatu, dan sarung tangan, serta berpenampilan rapi guna meminimalkan jejak.

Setibanya di lantai satu, HA melihat sebuah brankas di kamar utama dalam kondisi pintu terbuka.

Namun upaya membukanya gagal, meski brankas sempat digeser dari posisi semula.

“Setelah diutak-atik, brankas tidak berhasil dibuka. Bahkan posisinya sudah bergeser ke kiri,” ungkap Dian.

Pelaku kemudian naik ke lantai dua dan memasuki kamar MAHM yang berada di sisi kanan tangga.

Pintu kamar dalam kondisi tertutup, tetapi tidak terkunci.

Di dalam kamar, HA mendapati korban tengah bermain ponsel di atas tempat tidur.

HA lalu mendekati korban, menanyakan keberadaan ayahnya, dan meminta korban untuk diam.

Saat ditanya soal kunci brankas, korban mengaku tidak tahu dan menyarankan agar pelaku menanyakannya kepada kakaknya di kamar sebelah.

Korban kemudian dirangkul dan dibawa ke dekat lemari putih di kamarnya untuk diikat.

Namun, MAHM melakukan perlawanan dengan menendang kemaluan pelaku dua kali, disusul tendangan ke lutut dan siku.

Diduga tersulut emosi, HA kemudian menusuk korban menggunakan pisau yang telah dibawanya.

“Dari situ pelaku langsung menusuk korban. Korban sempat teriak,” kata Dian.

Usai menyerang korban, HA kembali turun ke lantai satu dan kembali berupaya membuka brankas. Namun usahanya kembali gagal karena brankas menggunakan sistem kode pengaman.

Pelaku akhirnya kabur tanpa hasil melalui jendela kamar pembantu, melompati pagar, dan melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah diparkir di luar rumah.

PEMBUNUH ANAK POLITISI - HA (31) tersangka pembunuhan anak politkus PKS Cilegon diperlihatkan saat rilis kasus di Mapolres Cilegon, Senin (5/1/2026). Terungkap alasan HA melakukan perampokan hingga pembunuhan meski bergaji fantastis.
PEMBUNUH ANAK POLITISI - HA (31) tersangka pembunuhan anak politkus PKS Cilegon diperlihatkan saat rilis kasus di Mapolres Cilegon, Senin (5/1/2026). Terungkap alasan HA melakukan perampokan hingga pembunuhan meski bergaji fantastis. (Kolase TribunTrends/via Kompas)

Spesialis pencurian rumah mewah

Polisi mengungkapkan bahwa HA merupakan spesialis pencurian rumah mewah dalam kondisi kosong. Bahkan, rumah tersebut diketahui sudah menjadi sasaran pencurian untuk kedua kalinya.

“Pelakunya spesialis curat rumah kosong, dan sasarannya rumah-rumah bagus,” ujar Hengki.

Pembunuhan terhadap MAHM, bocah kelas IV SD, diduga terjadi karena pelaku kepergok penghuni rumah saat menjalankan aksinya.

Saat penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan yang belum sempat dijual serta alat pemanas gembok yang biasa digunakan pelaku untuk membongkar brankas.

Sebelumnya, pada Minggu (28/12/2025), HA juga sempat mencuri di rumah yang sama dan berhasil membawa kabur perhiasan, namun gagal mengangkut brankas karena berat.

MAHM tewas

MAHM ditemukan tewas bersimbah darah di rumah keluarganya pada hari kejadian.

Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan menyebut hasil pemeriksaan awal menunjukkan total 22 luka di tubuh korban.

“Untuk pengamatan luar, terdapat 22 luka. Sebanyak 19 luka akibat benda tajam dan tiga luka diduga berasal dari benda tumpul di area vital seperti leher dan dada,” ujar Sigit, Rabu (17/12/2025).

Kapolsek Cilegon Kota Kompol Firman Hamid menjelaskan, sekitar pukul 14.20 WIB, ayah korban menerima telepon panik dari anak keduanya yang meminta pertolongan.

Sang ayah segera pulang dan mendapati korban dalam kondisi tengkurap dengan luka parah dan pendarahan hebat.

Korban sempat dilarikan ke RS Bethsaida, namun nyawanya tidak tertolong. Pemeriksaan medis memastikan korban meninggal akibat luka tusukan benda tajam.

***

(TribunTrends.com/MNL)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.