Niat Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab Lengkap dengan Keutamaan 
January 05, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Pada Bulan Rajab, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, salah satunya adalah dengan menjalankan ibadah Puasa Senin Kamis. 

Berikut panduan lengkap mengenai Niat mengerjakan Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab dan keutamaannya. 

Baca juga: Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadan, Ini Hukum dan Tata Caranya

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis di Bulan Rajab 

Secara hukum, diperbolehkan menggabungkan niat puasa sunnah Senin Kamis dengan niat puasa di bulan Rajab. 

Para ulama berpendapat bahwa seseorang akan mendapatkan pahala dari keduanya jika diniatkan dengan tulus. 

1. Niat Puasa Hari Senin 

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى 

Latin: Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillaahi ta'aalaa. 

Artinya: "Aku niat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala." 

2. Niat Puasa Hari Kamis 

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى 

Latin: Nawaitu shauma yaumil khamiisi sunnatan lillaahi ta'aalaa. 

Artinya: "Aku niat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala." 

Sebagai catatan, niat puasa sunnah dapat dilakukan di dalam hati sejak malam hari hingga sebelum waktu Dzuhur, asalkan belum makan atau minum apa pun sejak terbit fajar. 

Keutamaan Puasa di Bulan Rajab 

Melaksanakan puasa di bulan Rajab, terutama pada hari Senin dan Kamis, memiliki keistimewaan yang luar biasa: 

1. Pahala yang Berlipat Ganda 

Rajab adalah bulan mulia, setiap amal ibadah yang dilakukan di dalamnya akan mendapatkan ganjaran yang lebih besar dibanding bulan-bulan biasa. 

Keagungan bulan Rajab diabadikan oleh Allah dalam Al-Qur’an, yaitu:   

 إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُواْ فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ  

Artinya: "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu". (Surat At-Taubah ayat: 36). 

2. Waktu Penyetoran Amal 

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa hari Senin dan Kamis adalah waktu di mana amal ibadah manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT. 

 تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ  

Artinya, “Amal perbuatan manusia akan disampaikan pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diserahkan saat aku berpuasa” (HR Tirmidzi).     

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.