TRIBUNMANADO.CO.ID - OHIO - Ratusan orang berasal dari Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) di Ohio, Amerika Serikat/USA, tumpah ruah menghadiri Ibadah Natal dan Tahun Baru Kerukunan Keluarga Langowan atau KKL.
Acara yang dihelat di Gedung Dublin Community Recreation Center, Ohio pada Minggu 4 Januari 2026 malam, waktu setempat, terselenggara dengan baik.
Perayaan ini diawali ibadah yang dipimpin Pdt Allan Robot. S.Th.
Dalam khotbah, Pdt Allan banyak berkisah soal kecintaan Yesus bagi umat manusia.
Tak kecuali bagi orang-orang Langowan.
“Torang pe tema malam ini bagus skali. Awian Yesus A Cita Se Tou Langowan, yang artinya: Yesus bagi torang orang Langowan,” tutur Pdt Allan.
Sedikit berkelakar, ia mengaku bangga menjadi orang Langowan.
“Langowan itu spesial. Paling banyak guru di Manado (Sulut) itu orang Langowan. Dulu juga paling banyak itu dokterandes-dokterandes dari Langowan. Bahkan di Amerika sini paling banyak kerukunan-kerukunan adalah kerukunan orang Langowan. Presiden Indonesia lei Tou Langowan,” ujar Pdt Allan disambut sumringah serta aplaus dari hadirin.
“Nah semua bisa seperti itu jawabannya karena Awian Jesus di Langowan. Ada Jesus bagi torang orang Langowan,” sambungnya.
Dalam khotbah, Pdt Allan Robot yang juga Ketua BPMJ GMIM Musafir Columbus merasa bersyukur atas peran penginjilan Kristen yang dibawa masuk Riedel dan Schwarz ke Tanah Minahasa.
“Mereka rela meninggalkan segala kenyamanan untuk membawa misi penginjilan Kristus sampai ke Tanah Minahasa,” ungkap Pdt Robot.
Di satu sisi ia menilai bahwa perayaan Natal KKL yang dirayakan saat Tahun Baru adalah sebuah momen yang unik.
“Natal dirayakan di Bulan Januari bukan lagi menyambut kelahiran Yesus, tapi menantikan Maranatha. Yakni menantikan Yesus yang akan datang kedua kali sebagai seorang hakim yang adil,” katanya.
Sementara, Ketua KKL Harvey Bu Makarawung didampingi Ketua Panitia Pelaksana Mile Toar mengatakan, perayaan Natal KKL tahun ini menjadi momentum perekat tali persaudaraan bagi Tou Langowan yang merantau di Amerika.
“Kegiatan ini sebenarnya dilakukan cukup mendadak, tapi puji Tuhan bisa berjalan sebagaimana mestinya. Ini semua karena ada Tuhan. Awian Yesus A Cita Se Tou Langowan,” tutur keduanya diamini Steven Tololiu dan Syalom Pangkey selalu Sekretaris dan Bendahara KKL Ohio.
Rangkaian kegiatan ini sukses. Tamu dan hadirin bahkan kompak mengenakan pakaian resmi berupa jas dan gaun, sehingga memancarkan kesan elegan pada acara malam itu. (Ndo)
Baca juga: Khotbah Pendeta Hein Arina di GMIM Musafir Columbus Ohio Amerika: Serahkan Hidup Kita kepada Yesus