BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Cuaca buruk berupa hujan lebat menyebabkan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), terganggu.
GM Bandara Syamsudin Noor, Stefhanus Milyas Wardana mengungkapkan, ada tiga pesawat yang harusnya mendarat di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pada Senin (5/1/2026) pagi, namun terpaksa dialihkan pendaratannya ke bandara lain sebelum akhirnya diterbangkan lagi ke Bandara Syamsudin Noor.
Pesawat yang sempat dialihkan pendaratannya yaitu maskapai Super Air Jet, Lion Air dan Air Asia. Ketiganya dialihkan ke Bandara dialihkan pendaratannya ke bandara di Palangkaraya Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim).
“Hari ini ada pesawat yang divert ke Palangkaraya sekitar pukul 10, ada tiga pesawat. Super Air Jet, Lion Air dan Air Asia,” kata Stefhanus, Senin (5/1/2026).
Untuk maskapai penerbangan Super Air Jet IU628 dari Jakarta dan Lion Air JT222 dari Surabaya divert ke Palangkaraya.
Sementara maskapai penerbangan internasional, AirAsia AK442 dari Kuala Lumpur yang awalnya menuju Banjarmasin, terpaksa dialihakan ke bandara Balikpapan.
Setelah cuaca kembali membaik, ketiga pesawat yang divert tersebut kemudian kembali terbang ke Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru.
“Ini bukan hal yang biasa, namun dilakukan karena memang cuaca yang tidak mendukung pada saat landing di sini,” ujar GM Bandara Syamsudin Noor.
Stefhanus juga tidak menampik bahwa cuaca buruk di kawasan bandara menyebabkan terjadinya keterlambatan atau delay, meski menurutnya tidak lama setelah itu penerbangan normal kembali.
“Ada dampak, pasti ada delay, tapi itu demi keselamatan bersama,” katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/rizki fadillah)