Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE- Bangunan kos-kosan di RT 01/RW 02, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, ludes terbakar pada Rabu (7/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut turut menghanguskan satu unit mobil pikap dan satu unit sepeda motor yang terparkir di depan bangunan.
Pemilik kos-kosan, Albinus Wake, hingga kini belum dapat dimintai keterangan karena masih mengalami syok akibat musibah tersebut.
Pantauan TribunFlores.com di lokasi kejadian, Albinus berada di dalam rumah dan belum bersedia ditemui wartawan. Sejumlah anggota keluarga yang berada di luar rumah menyampaikan bahwa kondisi psikologis Albinus belum memungkinkan untuk diwawancarai.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kos-Kosan di Ende Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
“Dia masih syok dan masih berada di dalam rumah. Kalau untuk wawancara sekarang, sepertinya belum bisa,” ujar salah satu anggota keluarga.
Keluarga juga mengaku enggan memberikan keterangan lebih jauh karena saat kejadian mereka tidak berada di lokasi dan sedang berada di tempat kerja.
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan kos-kosan semi permanen yang dalam dua tahun terakhir sudah tidak lagi ditempati. Api dengan cepat melalap seluruh bagian bangunan karena dinding rumah terbuat dari gedek.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ende tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan, meski asap masih terlihat mengepul dari beberapa sudut bangunan.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas bersama anggota TNI/Polri serta warga setempat mengevakuasi puing-puing bangunan.
Baca juga: Polda NTT Pastikan Korban Anak KM Putri Sakinah Ditemukan dalam Bangkai Kapal
Selain kos-kosan, satu unit mobil pikap dan satu unit sepeda motor yang terparkir di depan bangunan juga ikut terbakar. Bagian depan mobil mengalami kerusakan parah, dengan kursi dan dasbor hangus dilalap api.
Petugas PLN turut dikerahkan ke lokasi untuk memutus aliran listrik guna mencegah risiko kebakaran lanjutan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Ende, Nasrul Ibrahim, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.30 WITA.
“Setelah menerima laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Dari informasi awal yang kami terima, bangunan tersebut merupakan kos-kosan yang sudah tidak ditempati,” jelas Nasrul.
Ia menambahkan, kebakaran ini merupakan kejadian pertama yang terjadi di Kabupaten Ende pada tahun 2026.