Contoh Program Tahunan/Prota Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD Fase A TA 2026
January 08, 2026 08:27 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Program Tahunan (Prota) Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD Fase A Tahun Ajaran 2026 merupakan salah satu perangkat ajar penting yang menjadi pegangan utama guru dalam merancang proses pembelajaran selama satu tahun penuh. 

Dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai administrasi pembelajaran, tetapi juga sebagai panduan strategis agar nilai-nilai Pancasila dapat ditanamkan secara bertahap dan bermakna kepada peserta didik.

Prota Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD Fase A membantu memberikan gambaran menyeluruh tentang arah, tujuan, serta alokasi waktu pembelajaran. 

Dengan adanya peta perencanaan yang jelas, guru dapat menjalankan proses pembelajaran secara terstruktur tanpa kehilangan fokus terhadap capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.

Secara konseptual, Prota Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD Fase A dapat diibaratkan sebagai “peta besar” pembelajaran untuk Tahun Ajaran 2026. 

Melalui dokumen ini, seluruh rangkaian materi, kompetensi, dan waktu pembelajaran dipetakan sejak awal, sehingga guru memiliki panduan yang utuh dalam mengelola pembelajaran dari awal hingga akhir tahun ajaran.

• Contoh Program Tahunan/Prota Matematika Kelas 2 SD Fase A TA Baru 2026

Dibag 4 BAB

Untuk Kelas 2 SD, Program Tahunan ini memetakan total 66 Jam Pelajaran (JP) yang dibagi ke dalam empat bab utama. 

Keempat bab tersebut dirancang sebagai materi dasar yang sangat fundamental dalam membentuk karakter, sikap, serta kebiasaan positif siswa sejak dini.

Pada Semester 1 (Ganjil), Prota Pendidikan Pancasila mengalokasikan total 28 Jam Pelajaran. Fokus pembelajaran pada semester ini diarahkan pada hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. 

Pembelajaran dimulai dengan Bab 1: Aku Patuh Aturan yang dialokasikan sebanyak 12 JP, kemudian dilanjutkan dengan Bab 2: Aku Berperilaku Pancasila dengan alokasi waktu yang sama, yaitu 12 JP.

Susunan materi tersebut mencerminkan alur pembelajaran yang sangat logis dan kontekstual. Siswa tidak langsung diperkenalkan pada konsep Pancasila yang bersifat abstrak, melainkan diajak memahami nilai-nilai dasar melalui pengalaman nyata yang mereka temui setiap hari, seperti menaati aturan di rumah dan di sekolah.

Jika direnungkan lebih dalam, urutan ini bukanlah tanpa alasan. Inilah bentuk desain pembelajaran mendalam (deep learning) yang dirancang secara sadar. Anak-anak diajak memahami nilai sebelum mengenal istilah, mempraktikkan sikap sebelum mempelajari konsep, sehingga nilai-nilai Pancasila dapat tertanam kuat dan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari mereka.

Bab 1 (Aturan) membangun kesadaran akan "keteraturan". 

Setelah siswa paham konsep "tertib", barulah di Bab 2 (Pancasila) kita hubungkan keteraturan itu dengan nilai-nilai luhur. 

Siswa belajar bahwa mematuhi aturan adalah wujud nyata dari pengamalan Pancasila di lingkungan keluarga.

Memasuki Semester 2 (Genap), Prota mengalokasikan 38 JP untuk meluaskan lingkaran sosial siswa. 

Tema bergeser dari "diri dan rumah" ke "orang lain dan lingkungan". 

Ini mencakup Bab 3: Aku dan Teman-temanku (18 JP) dan Bab 4: Aku Peduli Lingkungan (12 JP).

Satu hal yang paling menarik dalam Prota ini adalah alokasi 18 JP (setara 9 pertemuan) untuk Bab 3: Aku dan Teman-temanku. 

Ini adalah sinyal kuat dari sebuah desain pembelajaran mendalam. 

Mengapa? Karena Bab 3 adalah inti dari elemen Bhinneka Tunggal Ika. 

Mengajarkan anak untuk menghargai perbedaan hobi, fisik, dan agama tidak bisa dan tidak boleh dilakukan dalam 1-2 pertemuan. 

Alokasi 18 JP memberi kita waktu untuk permainan, diskusi, dan refleksi yang sesungguhnya.

Contoh Prota Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD Fase A - (KLIK DISINI)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.