SRIPOKU.COM, SEKAYU – Sebanyak tujuh putra-putri terbaik asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program kerja dan pendidikan sepanjang tahun 2026.
Keberangkatan ini menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) Muba mampu bersaing di tingkat internasional.
Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba dengan semangat generasi muda yang menempuh jalur pelatihan dan persiapan, baik melalui lembaga resmi maupun secara mandiri.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP, mengatakan dari tujuh peserta yang berangkat, tiga orang merupakan alumni pertama Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Muba yang telah dibekali kurikulum IM Japan dan Kementerian Ketenagakerjaan, sementara empat lainnya mengikuti persiapan secara mandiri.
“Adapun tujuh putra-putri daerah yang berangkat ke Jepang yakni April Liansyah, Naufal Yudha Utama, Muhammad Farel Firdaus, M. Depri Perdiansyah, M. Wahyu Septiyono, Laura Julia, dan Muhammad Ali,” kata Herryandi, Rabu (7/1/2025).
Ia menegaskan, sebelum diberangkatkan para peserta telah dibekali pelatihan keterampilan, bahasa, serta pemahaman budaya kerja Jepang.
“Saya berpesan agar peserta menjaga disiplin kerja, memahami budaya setempat, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku di Jepang,” ujarnya.
Keberangkatan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda Muba lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa dan keterampilan agar dapat bersaing di pasar kerja global.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, H M Toha Tohet, memberikan apresiasi atas kerja keras Disnakertrans Muba dan para pelatih dalam menyiapkan peserta.
“Keberangkatan ini bukan sekadar mencari pengalaman kerja, tetapi juga membawa nama baik daerah. Anak-anak muda Muba harus mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, dengan tetap menjaga kehormatan keluarga dan nama baik daerah,” tegasnya.