TRIBUNNEWS.COM - Kapten Inter Miami CF, Lionel Messi, akhirnya buka suara mengenai rencana masa depannya setelah gantung sepatu.
Alih-alih mengikuti jejak banyak mantan bintang sepak bola yang terjun ke dunia kepelatihan, Messi justru mengaku tidak melihat dirinya cocok menjadi pelatih.
Hal ini disampaikan Messi dalam sebuah wawancara stasiun TV Argentina baru-baru ini.
"Saya tidak melihat diri saya sebagai seorang pelatih," kata Messi dalam sebuah wawancara dengan Luzu TV, yang dikutip dari ESPN, Rabu (7/1/2026).
Bukan tanpa alasan, Messi justru tertarik terlibat dalam dunia sepak bola melalui jalur berbeda, yakni kepemilikan klub.
"Saya menyukai gagasan menjadi seorang manajer, tetapi saya lebih suka menjadi seorang pemilik," kata Messi.
"Saya ingin memiliki klub sendiri, memulai dari bawah, dan membuatnya berkembang," lanjutnya.
Kemudian Messi menegaskan keinginannya bukan sekadar ambisi pribadi, tetapi juga berkaitan dengan kontribusi bagi generasi muda.
"Untuk dapat memberi kesempatan kepada anak-anak untuk berkembang dan mencapai sesuatu yang penting. Jika saya harus memilih, itulah yang paling menarik bagi saya," tegasnya.
Baca juga: Lionel Messi Full Senyum, Inter Miami Bakal Permanenkan Duet Mautnya di Lini Depan
Meski sudah memikirkan masa depan, Messi belum akan meninggalkan lapangan dalam waktu dekat.
Bintang timnas Argentina itu baru saja memperpanjang kontraknya bersama Inter Miami hingga 2028, menjadikannya tetap aktif di dunia sepak bola beberapa tahun mendatang.
Apalagi Messi sendiri masih bertekad mencapai beberapa prestasi di tahun 2026 ini mulai dari mempertegas dominasi di MLS bersama Inter Miami hingga mempertahankan gelar juara bersama Argentina di Piala Dunia 2026.
Namun, Messi sudah mulai menapaki jalur kepemilikan klub bersama sahabat lamanya, Luis Suarez.
Keduanya bekerja sama meluncurkan klub Uruguay divisi empat bernama Deportivo LSM, singkatan dari Luis Suarez dan Messi. Klub ini sudah memiliki 80 pemain profesional dan lebih dari 3.000 anggota.
Klub tersebut diluncurkan guna menjadi sarana bagi remaja dan para pemain muda untuk berkembang di sepak bola Uruguay.
Sebelumnya, Messi sendiri mengaku merasa terhotmat karena bisa menjadi bagian dari proyek ambisius tersebut.
"Saya bangga dan senang Anda (Suarez) memilih saya, jadi saya berharap dapat memberikan kontribusi semaksimal mungkin untuk terus berkembang dan, yang terpenting, untuk berada di sisi Anda dalam hal ini," ujar Messi.
Selain proyek klub, Messi juga baru-baru ini meresmikan Messi Cup, turnamen U-16 elite yang diikuti tim akademi top dunia dan digelar di Miami.
Pada ajang perdana tersebut, River Plate keluar sebagai juara setelah mengalahkan Atletico Madrid di final.
Untuk saat ini, Messi tetap fokus sebagai pemain bersama Inter Miami, juara bertahan MLS Cup.
Klub milik David Beckham tersebut akan memulai kampanye musim 2026 pada 22 Februari mendatang menghadapi LAFC.
Dengan ambisi besar di dalam dan luar lapangan, Messi seolah memastikan satu hal: pensiun bukan akhir, melainkan awal babak baru dalam perjalanan luar biasanya di dunia sepak bola.
Menarik dinantikan langkah Lionel Messi setelah memutuskan pensiun dari pemain sepak bola.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)