TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mengungkapkan adanya kejadian longsor di Kedungrejo, Kalurahan Wonolelo, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul pada Rabu (7/1/2026) pagi pukul 07.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, berujar kejadian longsor itu merupakan longsor susulan, akibat hujan deras dan tanah labil.
"Pada awal tahun kemarin atau Kamis (1/1/2026) telah terjadi hujan dengan intensitas deras yang menyebabkan tanah longsor dan menutup akses jalan di lokasi kejadian," ucapnya, Kamis (8/1/2026).
Kemudian, pada Jumat (2/1/2026), sudah dilakukan kerja bakti pembersihan material longsoran yang menutup akses jalan menuju salah satu rumah warga.
Setelah itu, akses jalan terbuka dan material longsoran sudah tidak ada.
Akan tetapi, pada Rabu (7/1/2026) terjadi longsoran susulan berupa.
• Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Obyek Wisata Dlingo Bantul
Longsor susulan tersebut membawa satu material batu dengan diameter sekitar dua meter yang tadinya berada di atas tebing.
Lokasi longsor tersebut dekat dengan satu rumah warga setempat.
Beruntungnya, rumah tersebut tidak mengalami kerusakan akibat longsoran susulan tersebut.
"Di sisi tebing bagian atas masih aman, namun masih ada sisa longsoran dan masih bisa longsor (ketika terjadi hujan)," ucapnya.
Kini, BPBD Bantul, jajaran relawan dan sejumlah pihak mulai melakukan kerja bakti.
Rencananya, tebing yang masih berpotensi longsor susulan akan dirobohkan dan puing-puing longsor akan dibuang di utara dan selatan di lahan kosong.
"Kami, BPBD Bantul juga berkoordinasi dengan BPBD DIY. Sebab, kami membutuhkan peralatan vertical rescue dan peralatan drill untuk menangani longsoran tersebut," tandasnya.(*)