Warga Desa Sawo Kabupaten Mojokerto Keluhkan Bau Menyengat Diduga dari Pembuangan Limbah Ternak
January 08, 2026 07:32 PM

 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Warga mengeluh pencemaran lingkungan bau menyengat, diduga akibat dampak pembuangan limbah ternak di Dusun Pandisari, Desa Sawo, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Limbah hewan ternak itu dibuang sembarangan menumpuk di kawasan bekas galian-C, samping areal persawahan jaraknya sekitar 1 KM dari permukiman terdekat.

Baca juga: Bau Menyengat Dikeluhkan Warga, Pabrik Bioetanol di Mojokerto Hentikan Sementara Proses Produksi

Bahkan warga yang geram hingga memblokade akses dump truk pengangkut limbah, dengan memasang bambu melintang di jalan masuk ke lokasi pembuangan.

Warga menduga limbah ternak yang dibuang itu berasal dari hewan babi atau ayam, namun hal itu belum dapat dipastikan menunggu hasil kajian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto.

Seorang warga mengaku, aktivitas pembuangan limbah telah berlangsung sekitar 1 bulan, pada Desember 2025 lalu.

Terdapat dua titik pembuangan, di lokasi pertama limbah ditutup terpal dengan penyangga kayu.

Kemudian di lokasi ke dua ditutup plastik dan terpal berwarna biru.

Warga Blokade Akses

Puncaknya, warga protes akhirnya memblokade jalan akses masuk menuju ke lokasi pembuangan, pada Rabu (7/1/2026) sore.

"Warga menolak adanya pembuangan itu (Limbah ternak), karena bau busuk apalagi saat tertiup angin pagi dan malam," kata warga yang menolak namanya disebut karena privasi, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, truk muatan limbah ternak beraktivitas menunggu warga lengah saat siang dan malam.

Warga berharap desanya tidak digunakan lokasi pembuangan limbah yang dampaknya mencemari lingkungan.

"Buangnya pas menunggu sepi, dampaknya bau yang menyengat," ujarnya.

Kepala Dusun Pandisari, Ahmad menjelaskan, lokasi pembuangan berada di wilayah perbatasan Dusun Sumber Kepuh Desa Wonodadi dengan Desa Sawo.

Pemdes bersama warga telah menutup akses menuju ke lokasi pembuangan limbah tersebut.

Limbah diangkut sekitar tiga truk lalu dibuang di dekat areal persawahan.

"Sudah ditutup sama warga (Akses jalan) lokasinya masuknya di wilayah Dusun Pandisari. Karena bau menyengat apalagi saat ada tertiup angin," tukasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.