Viral Rekaman CCTV Detik-detik Penganiayaan Brutal di Kos-kosan Kendari, Pria Dibanting ke Lantai
January 08, 2026 07:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Seorang pria berinisial FE menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan sekelompok orang di kos-kosan.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Veteran, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (7/1/2026) dini hari.

Kejadiannya terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV/Closed Circuit Television) dan video amatir yang beredar.

Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian pemukulan  tersebut memuncak pada pukul 04.21 Wita.

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat suasana area parkir kos yang awalnya tenang berubah mencekam saat sejumlah orang mulai melakukan serangan fisik.

Baca juga: Viral Video Pria Berbaju Merah di Kendari Sulawesi Tenggara Dobrak Kos Wanita, Beraksi Tanpa Celana

Awal mula peristiwa sekitar pukul 03.53 Wita.

Saat itu, FE menerima panggilan dari seorang wanita bernama FA yang meminta bantuan.

FA mengaku kebingungan karena seorang pria inisial AL dalam kondisi mabuk dan tertidur di depan kamar kosnya.

Menanggapi permintaan tersebut, FE bersama rekannya, OJ, mendatangi FA di Kost Top Jalan Veteran.

Keduanya kemudian mengantar AL ke depan Karaoke Nav, tempat kakak AL berada. 

Baca juga: 2 Oknum TNI Bunuh Wanita Muda di Baubau Dibawa ke Kendari Sultra, Bakal Sidang di Makassar Sulsel

Setelah memastikan AL dijemput, FE dan OJ kembali ke kos FA.

Namun situasi berubah tegang sekitar pukul 04.15 Wita.

Seorang wanita inisial DE, yang disebut sebagai mantan pacar AL, datang ke kamar kos FA.

Tak lama berselang, sekitar pukul 04.20 Wita, AL kembali ke lokasi bersama dua rekannya, AZ dan RI yang disebut sebagai kakak AL.

Menurut pengakuan FE, insiden penganiayaan terjadi saat ia membuka pintu kamar untuk berbicara.

Baca juga: Warga Buton Tengah Tewas Dikeroyok Pemuda Mabuk, 3 Pelaku Diamankan Polisi Terancam 12 Tahun Penjara

"Begitu pintu terbuka, AL langsung melompat dan memukul saya. Tidak berhenti di situ, AZ ikut memukul dan mengenai wajah saya,” kata FE saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

Dalam potongan video rekaman CCTV di lokasi kejadian, terlihat keributan pecah di area parkir yang beralaskan paving block.

Tampak beberapa pria berbaju gelap saling dorong dan melayangkan pukulan di dekat deretan mobil yang terparkir.

Suasana terdengar sangat riuh dengan teriakan histeris dari saksi-saksi yang berada di lokasi.

Melihat keributan tersebut, OJ keluar dari kamar untuk melerai.

Baca juga: Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut, Tewaskan Pemotor Asal Bombana di Morosi Konawe

Namun upaya tersebut, justru berujung pada kekerasan.

OJ disebut ikut dibanting oleh AL dan AZ.

Visual video menunjukkan momen di mana korban terjatuh ke lantai parkiran sementara pelaku terus melakukan penyerangan.

“Saya sempat menarik AZ, tetapi mereka kembali membanting saya ke lantai dan memukul saya secara bersama-sama,” ungkap FE.

Akibat kejadian itu, FE mengaku mengalami luka-luka serta trauma.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Aniaya Tewaskan Sopir Truk dengan Luka Gorok di Baubau Sulawesi Tenggara

Merasa dirugikan, ia pun melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama tersebut ke Polresta Kendari untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saya berharap polisi segera menindaklanjuti laporan ini dan memberikan keadilan atas peristiwa kekerasan yang saya alami,” harapnya.

Jarak Jalan Veteran ke Polresta Kendari sekira 3,3 kilometer (km), waktu tempuh 7 menit berkendara motor atau mobil.

Markas polisi ini berada di Jalan DI Panjaitan No 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.