TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Meski namanya terdengar gahar, "Super Flu" atau Influenza A (H3N2) ternyata tidak menimbulkan gejala yang mengerikan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga meminta masyarakat memahami cara penanganannya yang sederhana.
Kepala Dinkes Purbalingga, Jusi Febrianto memastikan gejala penyakit ini relatif ringan dan sama seperti flu pada umumnya.
Baca juga: Ramai Soal Super Flu, Ternyata Hanya Flu Biasa Wajar saat Musim Hujan
Warga yang terpapar virus ini biasanya hanya akan merasakan keluhan standar gangguan pernapasan.
"Penyakit ini tidak menunjukan gejala berat. Rata-rata hanya demam, batuk dan pilek saja," ungkap Jusi, Kamis (8/1/2026).
Kabar baiknya, masyarakat tidak perlu memburu obat-obatan khusus yang mahal. Jusi menyebut penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya alias self-limiting disease.
"Bisa sembuh sendiri dalam waktu 3-5 lima hari," katanya.
Kunci utama melawan virus ini adalah daya tahan tubuh atau imunitas.
Jusi menyarankan masyarakat untuk fokus pada perbaikan pola hidup.
"Penanganannya pun cukup sederhana, istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi, dan menjaga daya tahan tubuh," jelasnya.
Ia menambahkan, jika nutrisi tubuh terpenuhi dengan baik, virus ini dapat dihindari dan tubuh akan pulih dengan cepat.