Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga menilai jembatan penyeberangan orang (JPO) yang tak efisien bisa dibongkar guna evaluasi infrastruktur.

"Sekitar Points Lebak Bulus ada JPO yang dalam pantauan tidak ada orang lewat. Itu menjadi masukan JPO mana saja yang dalam tanda petik perlu dibongkar," kata Nirwono dalam Diskusi Catatan Transportasi Awal Tahun 2026 "Menjaga Keberlanjutan Layanan Angkutan Umum di Tengah Efisiensi Anggaran", Jakarta, Kamis.

Nirwono menyoroti berdasarkan data dari Dinas Bina Marga DKI terhitung ada sekitar 300 JPO di Jakarta. Kemudian, dia membagi tiga kelas JPO tersebut, yakni merah dalam artian kondisi rusak yang harus benar-benar dibongkar atau diperbaiki, kuning yakni kondisi perlu diperbaikan, dan hijau terbilang aman.

"Jadi pilihan-pilihan itu yang menurut saya juga harus dijadikan evaluasi ya," ucapnya.

Terkait efisiensi anggaran, pihaknya juga memberikan contoh yakni penyeberangan pejalan kaki yang dikontrol lampu lalu lintas atau dikenal sebagai persimpangan pelikan (pelican crossing) pada sisi timur Stasiun Cikini.

Diketahui sebelumnya, penyeberangan di kawasan itu akan dibangun JPO namun setelah dievaluasi terkait anggaran maka diputuskan membangun penyebrangan jalan dengan sistem persimpangan pelikan (pelican crossing).

"Setelah kita evaluasi dan diskusinya kalau membangun JPO itu rata-rata satunya butuh dana Rp10 miliar, langsung kita coret ya. Langsung kita putuskan bangun zebra cross dengan sistem pelican crossing," ucapnya.

Sebelumnya, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait matinya lampu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lebak Bulus di Jalan R.A.Kartini, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Menurut warga sekitar, kondisi JPO Lebak Bulus kurang baik karena gelap gulita saat malam hari. Nantinya, jika surat itu sampai kepada Kementerian PU selaku pemilik JPO dan penggunaannya diserahkan ke Pemerintah Provinsi DKI, maka pihaknya akan segera melalukan perbaikan serta memasang lampu.