Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polda Jabar menyiapkan berbagai antisipasi menjelang pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Minggu 11 Januari 2026.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, petugas bakal melakukan patroli di berbagai pusat keramaian seperti Stasiun hingga terminal, untuk mengantisipasi adanya oknum suporter yang melakukan sweeping.
"Patroli Polsek dan Patroli Samapta telah diberikan tugas untuk pantau situasi kamtibmas di wilayahnya terkhusus apabila ada tindakan sweeping oleh Bobotoh terhadap yang diduga Jakmania maupun Plat ranmor B," ujar Hendra, Jumat (9/1/2026).
Hendra pun mengimbau kepada para pendukung untuk menjaga susana dan kondusifitas, khususnya di media sosial (medsos).
Baca juga: Pertaruhan Pride dan Loyalitas Kota: Emosi Marc Klok Berdenyut Jelang Pertemuan Persib vs Persija
"Jaga kondusifitas di medsos, dilarang melakukan provokasi atau ujaran kebencian yang memicu konflik antar suporter," katanya.
Hendra juga minta para pendukung kedua tim untuk mengontrol emosi jelang pertandingan bergengsi ini.
"Jangan mudah terpancing provokasi. Persaingan di puncak klasmen sedang sangat ketat. Tindakan anarkis hanya akan merugikan peluang juara," ucapnya.
Sebelumnya, Jelang pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion GBLA 11 Januari 2026, suasana di Kota Bandung sudah mulai memanas karena sejumlah suporter melakukan aksi vandalisme di Flyover Pasupati.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di sejumlah sosial media, seorang pria berpakaian hitam yang diduga suporter Persija Jakarta melakukan aksi vandalisme dengan menulis "PJFC" menggunakan cat warna orange.
Namun, tulisan PJFC yang diduga singkatan Persija FC itu sudah ditimpa dengan cat warna abu-abu, kemudian di bagian sampingnya terdapat tulisan 1933 Still Alive. Tulisan terbaru tersebut diduga dibuat oleh oknum suporter Persib Bandung.
Baca juga: Vandalisme PJFC di Flyover Pasupati Viral, Wagub Jabar Erwan Setiawan: Kami Mengutuk Keras