3 Wilayah Rawan Banjir di Bulukumba, 3 Puting Beliung dan 1 Kecamatan Wilayah Longsor
January 09, 2026 03:21 PM

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan adalah daerah rawan terdampak bencana alam.

Setiap tahunnya Kabupaten Bulukumba terdampak bencana alam.

Mulai bencana banjir. Banjir setiap tahunnya terjadi di Kecamatan Ujung Bulu.

Setiap tahun juga ratusan rumah hingga ribuan rumah terendam setiap tahunnya.

Selain Kecamatan Ujung Bulu dua kecamatan lainnya.

Yakni Kecamatan Ujung Loe. Kecamatan ini berada di wilayah pesisir laut.

Dua muara sungai bermuara di kecamatan itu. Yakni muara Sungai Balantieng dan muara Sungai Bijawang.

Sungai Balantieng berhulu di Kabupaten Sinjai dan Lompobattang, Kabupaten Bantaeng.

Sungai ini dikenal memiliki arus sungai yang deras.

Rumah-rumah di bagian aliran sungai kerap hanyut dan mengakibatkan korban jiwa.

Akhir tahun 2025 lalu, seorang ibu paruh baya tewas terseret air banjir sungai di Kecamatan Ujung Loe.

Selanjutnya daerah yang kerap alami banjir yakni di Kecamatan Bontobahari.

Kecamatan ini berada di wilayah pesisir pantai. 

"Dua wilayah kecamatan itu menjadi daerah langganan banjir setiap tahun," ungkap Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Bulukumba, Abd Haris usai salat Jumat (9/1/2026) di Jl Dr Sam Ratulangi Bulukumba.

Tahun 2025, BPBD mencatat 3. 509 jiwa yang terendam banjir di tiga kecamatan itu.

Selain banjir, tanah longsor juga setiap tahun terjadi di Kecamatan Kindang.

Kecamatan Kindang adalah daerah yang berada di kaki Gunung Lompobattang yang berbatasan Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Sinjai.

Daerah ketinggian dan memiliki kultur tanah liat labil.

Sekitar 80 persen masyarakatnya hidup dari tanah pertanian. Jumlah penduduknya berdasarkan data BPS sebanyak 30.720 jiwa.

Sedang tiga lainnya daerah rawan bencana angin puting beliung.

Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Rilau Ale, Gantarang dan Ujung Bulu.

Kecamatan Gantarang adalah daerah yang berada di dataran rendah.

Kecamatan ini memiliki jumlah terbanyak penduduknya di Bulukumba.

Totalnya  68.774jiwa. Kecamatan ini memiliki 20 desa dan kelurahan.

Kecamatan ini masyarakatnya hidup sebagai petani  penggarap sawah dan perkebunan dan sektor jasa.

Di Kecamatan Rilau Ale dikenal setiap tahunnya langganan angin puting beliung.

Lokasinya di Desa Tanah Harapan dan Topanda.

Di tiga kecamatan ini setiap tahunnya terdapat korban bencana angin puting beliung.

Para korban berharap agar Pemkab Bulukumba dapat memberi bantuan yang terdampak.

Sementara Bupati Bulukumba, A Muchtar Ali Yusuf berharap ke warga khususnya di daerah hulu di Kecamatan Kindang agar memerhatikan kondisi alam, tidak menggunduli hutan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.