Keberatan Atas Pernyataan Pandji, Aktivis NU Laporkan Sang Komika ke Polisi: Memecah Belah Bangsa
January 09, 2026 04:04 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tak terima dengan pernyataan Pandji Pragiwaksono yang dinilai kontroversial, seorang aktivis muda NU resmi melaporkan sang komika ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut dibuat karena ucapan Pandji dianggap berpotensi memicu kegaduhan serta memperkeruh persatuan di tengah masyarakat.

Kasus ini pun langsung menyedot perhatian publik dan memantik perdebatan luas soal batas kritik, kebebasan berekspresi, dan tanggung jawab figur publik.

Baca juga: Keberadaan Pandji saat Dilaporkan ke Polisi Karena Materi Mens Rea: di New York, Amerika Serikat

Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menyatakan keberatan atas pernyataan komika Pandji Pragiwaksono dalam show stand up comedy berjudul Mens Rea. 

Mereka menilai materi tersebut mengandung tuduhan serius yang mengarah ke fitnah, khususnya isu pengelolaan tambang. 

Pendamping hukum Aktivis Muda NU dan Muhammadiyah, Fatholloh Fawait, menjelaskan keberatan tersebut disebabkan pernyataan Pandji yang menyebut NU dan Muhammadiyah mendapatkan pengelolaan tambang karena politik balas budi. 

"Untuk materi yang kita duga mengarah kepada fitnah itu adalah perihal pernyataan saudara Pandji di acara Mens Rea itu perihal tuduhan, menurut kami tuduhan serius, karena menyampaikan bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat politik praktis, politik balas budi, sehingga mendapatkan pengelolaan tambang. Di situ poin utama yang perlu saya sampaikan," katanya seperti dikutip dari YouTube Kompas TV pada Kamis (9/1/2026) malam. 

Menurut Fatholloh, pengelolaan tambang merupakan hak setiap pihak selama memenuhi syarat dan ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

"Jadi begini, pengelolaan tambang kan itu hak asasi semua manusia, hak asasi semua golongan, yang penting kan ketika seseorang itu ingin mengelola tambang harus memenuhi syarat dan ketentuan yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan, itu saja. Siapa saja kan boleh mengelola tambang, yang penting memenuhi kapasitas, memenuhi kompetensi persyaratan peraturan perundang-undangan semuanya izin diurus kan tidak masalah," ujarnya. 

Namun, Pandji seolah menggiring opini bahwa organisasi keagamaan itu mendapatkan tambang karena politik balas budi. 

"Tapi, saudara Pandji ini seakan-akan menggiring opini hegemoni masyarakat NU dan Muhammadiyah itu dapat tambang karena politik balas budi. Itu kan tidak baik, itu yang kita duga kepada perbuatan fitnah," ujarnya. 

PANDJI PRAGIWAKSONO - Stand up show Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono tayang di Netflix. Asal-usul komika Pandji Pragiwaksono kini disorot.
PANDJI PRAGIWAKSONO - Stand up show Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono tayang di Netflix. Asal-usul komika Pandji Pragiwaksono kini disorot. (Instagram.com)

Pandji Dilaporkan

Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.

Pandji dilaporkan dengan dugaan pencemaran nama baik atas materi komedinya.

Sebagai bagian dari laporan, pelapor turut menyerahkan barang bukti berupa rekaman materi yang disampaikan Pandji melalui salah satu platform saat pertunjukan berlangsung.

Salah satu pelapor, Rizki Abdul Rahman Wahid, diketahui merupakan Presidium Angkatan Muda NU.

Rizki menilai materi komedi tersebut tidak sekadar candaan, melainkan mengandung unsur penghinaan.

Menurutnya, materi itu juga berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Angkatan Muda NU kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” ujar Rizki dikutip dari Kompas TV.

Ia menambahkan bahwa dirinya merasa dirugikan secara langsung sebagai aktivis muda NU.

"Saya sebagai aktivis muda Nahdlatul Ulama merasa dirugikan atas statement beliau yang menyampaikan bahwa NU terlibat dalam politik praktis dan terus kemudian mendapat imbalan dalam bentuk tambang," katanya dikutip dari program Kompas Petang di YouTube Kompas TV, Kamis (8/1/2026).

Rizki juga menegaskan bahwa materi tersebut menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan anak muda Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

(TribunNewsmaker.com/TribunJakarta.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.