BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang memastikan hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir belum menimbulkan genangan maupun banjir di sejumlah titik rawan.
Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan bahwa banjir atau genangan di Kota Pangkalpinang umumnya terjadi akibat hujan lebat yang disertai dengan pasang air laut.
Namun, kondisi tersebut tidak terjadi dalam beberapa hari terakhir.
"Alhamdulillah, intensitas hujan yang turun tidak besar. Memang turunnya seharian, tetapi tidak lebat. Ditambah lagi, saat hujan turun tidak dibarengi dengan pasang air laut," kata Dedi, kepada Bangkapos.com, Jumat (9/1/2026).
Baca juga: Hujan Tak Juga Reda Air Terus Meninggi, Wilayah Lubuk Lingkuk Kebanjiran Sejak Pagi
Dedi menjelaskan, hujan yang terjadi pada pagi hari umumnya hanya berupa gerimis, sehingga tidak menyebabkan genangan ataupun banjir di wilayah dataran rendah Kota Pangkalpinang.
"Pagi harinya hujan hanya gerimis, jadi tidak menimbulkan genangan ataupun banjir di sejumlah titik rawan," ujarnya.
Meski demikian, Dedi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang menyertai hujan dengan durasi panjang.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana lain, seperti pohon tumbang hingga angin puting beliung.
"Yang perlu kita waspadai justru angin kencang yang dibarengi hujan seharian. Ini dikhawatirkan bisa menyebabkan pohon tumbang, bahkan puting beliung yang biasanya berdampak pada rumah warga, seperti atap terbang," jelasnya.
Saat ini, BPBD Kota Pangkalpinang terus melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Pangkalpinang dan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Kami terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar rumah," tegas Dedi.
BPBD mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat atau potensi bencana, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)