Pertanyaan:
dr. Ira, sebenarnya faktor apa saja yang bisa meningkatkan peluang keberhasilan dan menurunkan tingkat keberhasilan dari program IUI?
Dina, Boyolali.
dr. Ira Syahriarti, Sp.OG, yang merupakan Dokter Spesialis Kandungan Menjawab:
Faktor yang meningkatkan keberhasilan program hamil IUI salah satunya adalah menjaga lifestyle.
Mereka yang memiliki BM tinggi atau obesitas atau berat badan yang belum normal, diusahakan harus menurunkan berat badan dalam program hamil tersebut.
Baca juga: dr. Ira, Adakah Makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Melakukan Program Hamil IUI?
Selain itu, harus menjaga pola makan, pola istirahat, dan olahraga, demi meningkatkan keberhasilan program hamilnya.
Kemudian, hal-hal yang bisa mengurangi keberhasilan program adalah banyak konsumsi junk food, banyak konsumsi alkohol, rokok, kafein, begadang, dan stres.
Faktor-faktor tersebut bisa menurunkan angka keberhasilan program hamil.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai program hamil, simak podcast kesehatan berikut ini.
Berikut ini IPI vitamin D yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh Anda, klik di sini untuk mendapatkannya.
Baca juga: Adakah Persiapan Khusus untuk Suami Istri yang Akan Melakukan Program Hamil IUI?
Faktor Peningkat Keberhasilan Program Hamil
- Kenali masa subur : lakukan hubungan seksual secara teratur terutama saat masa subur untuk meningkatkan peluang pembuahan.
- Pola hidup sehat : mengonsumsi makanan bergizi, misalnya kaya asam folat, vitamin, olahraga teratur, dan mengelola stres.
- Kesehatan reproduksi : periksa kesehatan rutin, hentikan kontrasepsi, dan pastikan kualitas sperma serta sel telur baik.
- Suplemen : konsumsi asam folat kurang lebih 400 mcg per hari dan vitamin penting lainnya (konsultasikan dengan dokter).
Profil dr. Ira Syahriarti, Sp.OG
dr. Ira Syahriarti, Sp.OG adalah seorang Dokter Spesialis Kandungan.
Saat ini, beliau berpraktik di RS Kasih Ibu Surakarta. Beliau dapat membantu layanan Konsultasi Kesehatan Kebidanan dan Kandungan.
dr. Ira menamatkan pendidikan Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Beliau juga terhimpun dalam organisasi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).
Baca juga: Profil dr. Ira Syahriati Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di RS Kasih Ibu Solo
dr. Ira juga aktif memberikan edukasi kesehatan melalui Tribun Health sebagai narasumber aktif dan melalui media sosial Instagram @ira_syahriartispog.
Jika ingin berkonsultasi dengan dr. Ira, silahkan mengunjungi Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta.
Kunjungi laman Instagram @ira_syahriartispog atau @rskasihibu_solo untuk mengetahui jadwal praktiknya.
(Tribunhealth.com)
Baca juga: Konsumsi Madu Saat Program Hamil Bisa Menyuburkan Kandungan, Simak Faktanya!
Asam folat untuk ibu hamil dan mendukung perkembangan janin, klik di sini untuk mendapatkannya.
FOLAVIT digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan Asam Folat terutama untuk ibu hamil dan menyusui.
Komposisi: Tiap tablet mengandung asam folat 400 mcg .
Dosis: 1) Anemia megaloblastik akibat kekurangan asam folat: 5 mg/hari selama 4 bulan hingga 15 mg/hari pada fase malabsorpsi.
2) Pencegahan anemia megaloblastik pada masa kehamilan: 0.2-0.5 mg/hari
3) Pencegahan kecacatan tabung syaraf (neural tube defect) pada masa kehamilan: 4 atau 5 mg/hari.4) Suplemen untuk wanita yang baru memiliki anak pertama (child-bearing) 0.4 mg/hari.
Hentikan penggunaan apabila muncul efek yang tidak diinginkan saat penggunaan dan segera konsultasi kepada dokter.