Rekor MURI Potong Rambut 12 Jam Nonstop oleh Muhammad Andi Capster Palangka Raya Kalimantan Tengah
January 11, 2026 10:50 AM

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Capster asal Palangka Raya, Muhammad Andi menjalani misi potong rambut bertajuk World Record Haircut Mission dengan melakukan potong rambut secara solo selama 12 jam non-stop di Bundaran Besar Palangka Raya, tepat di depan Istana Isen Mulang, Minggu (11/1/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan target memangkas rambut 400 peserta. 

Proses pencukuran dimulai sekitar pukul 07.25 WIB dan dipantau langsung oleh perwakilan MURI.

Baca juga: Capster Andalan Kalimantan Tengah, Muhammad Andi Cukur Rambut Gubernur Agustiar Sabran

Sejak pagi, ratusan peserta yang didominasi siswa SMAN 5 Palangka Raya tampak antre di bawah tenda acara. 

Panitia teknis membantu menyiapkan peserta, mulai dari pemasangan kain penutup hingga pengaturan antrean, sementara seluruh proses pemangkasan rambut dilakukan langsung oleh Muhammad Andi tanpa dibantu capster lain.

Suasana di area panggung tampak sibuk. Suara dengung mesin cukur terdengar nyaris tanpa jeda, sementara Andi terlihat fokus dengan mimik serius saat memangkas rambut peserta. 

Para siswa yang sudah duduk di kursi depan, mengenakan seragam olahraga sekolah dan kain penutup cukur berwarna hitam dan putih, tampak menunggu giliran dengan raut tegang, sementara peserta lain duduk berjejer di area antrean.

Pantauan TribunKalteng.com di lokasi, tempo pencukuran berlangsung cepat dan terukur. Rata-rata satu peserta dicukur dalam waktu sekitar dua menit. 

REKOR MURI Muhammad Andi
REKOR MURI - Muhammad Andi memangkas rambut peserta secara solo dalam World Record Haircut Mission menuju pencatatan Rekor MURI di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (11/1/2026).

Dalam 12 menit pertama, tercatat tujuh siswa telah menyelesaikan proses cukur, sementara peserta lain sudah bersiap menunggu giliran.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, mengatakan, pihaknya hadir untuk memverifikasi ajuan pencatatan rekor tersebut.

“Rekor yang diajukan adalah pemangkasan rambut secara solo, non-stop, dengan target 400 kepala. Jika terverifikasi, ini akan menjadi rekor pertama di Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pencatatan rekor dilakukan berdasarkan indikator yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga MURI menurunkan tim untuk memantau langsung jalannya kegiatan.

Sementara itu, Muhammad Andi menyampaikan target utama kegiatan ini adalah mencapai 400 peserta selama 12 jam pelaksanaan.

“Targetnya 400 peserta. Seberapapun hasilnya nanti, ini tetap menjadi rekor karena belum pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia. Kami akan memaksimalkan,” katanya.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk pencapaian pribadi sekaligus upaya mengharumkan nama Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan Indonesia. 

Melalui misi tersebut, Andi juga berharap dapat mendorong tumbuhnya industri kreatif serta memotivasi generasi muda agar terus berinovasi, tidak mudah menyerah, dan tidak cepat puas dengan pencapaian yang ada.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.