Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA – Hujan deras mengguyur Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sejak pagi hari, Minggu (11/1/2026), menyebabkan banjir bandang merendam beberapa desa.
Salah satunya adalah Desa Wani Lumbumpetigo, Kecamatan Tanantovea, di mana air hujan menggenangi rumah dan jalan setinggi pinggang orang dewasa.
Berdasarkan pantauan dan laporan warga, derasnya arus sungai juga menyebabkan jembatan penghubung antar dusun di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, putus.
Baca juga: Samuel Yansen Pongi Dorong Prestasi Olahraga dan Beasiswa Pendidikan di Sigi
Arus banjir bahkan membawa beberapa kayu gelondongan terbawa arus hingga menimbulkan kerusakan tambahan pada permukiman warga.
Dalam video yang diunggah akun Facebook @Wahyunita Vlog, tampak air menggenangi beberapa ruas jalan dan masuk ke dalam rumah warga, sehingga aktivitas sehari-hari terganggu.
Warga banyak yang memilih tetap berada di tempat aman karena khawatir terbawa arus.
Sementara itu, akun Facebook @Funzha dalam siaran langsungnya memperlihatkan arus sungai yang cokelat keruh mengikis pondasi rumah warga di sekitar sungai hingga terancam roboh.
Pihak BPBD Donggala dan BPBD Sulteng masih melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi terdampak.
Baca juga: Hujan Lebat Picu Banjir, Dua Jembatan di Kecamatan Labuan Donggala Sulteng Putus
Kondisi cuaca di wilayah Donggala dan Kota Palu dilaporkan masih hujan di beberapa titik, sehingga warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.(*)