SRIPOKU.COM, PALEMBANG– SOA (32), seorang ibu rumah tangga di Palembang, menjadi korban penggeroyokan setelah membatalkan pemesanan wanita melalui aplikasi Michat.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (10/1/2026), sekitar pukul 12.20 WIB di Jalan Radial, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil.
Tak terima dengan peristiwa yang dialaminya membuat warga Kecamatan IB II, Palembang ini melapor ke Polrestabes Palembang, Senin (12/1/2025).
Menurut korban, dirinya awalnya memesan seorang perempuan melalui Michat.
Namun ketika sampai di lokasi, Sri memutuskan untuk membatalkan pesanan tersebut. Saat hendak pulang, korban dicegat oleh sejumlah terlapor.
"Ketika saya hendak pulang, para terlapor mencegat dan menarik saya. Kunci motor saya diambil, dan mereka meminta sejumlah uang agar saya bisa pulang," ungkapnya kepada petugas
Korban pun meminta bantuan kakaknya untuk menjemputnya.
Meski berhasil diselamatkan, salah satu terlapor tetap mengikuti Sri hingga terjadi penganiayaan.
Ia dibacok menggunakan senjata tajam dan dipukul dengan kayu balok di bagian punggung.
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka sayat di betis dan lebam di punggung.
"Jujur pak awalnya memang saya memesan perempuan lewat aplikasi kasih online. Namun ketika sampai di TKP saya batalkan. Nah ketika saya hendak pulang saya dicegat para terlapor dan ditarik mereka.
Ketika saya batalkan, para terlapor ini mencegat saya. Kunci motor saya diambil dan meminta uang jika saya mau pulang, " bebernya.
Kapolrestabes Palembang melalui KA SPKT Ipru Sugriwa dan Pamapta Ipda Hendra Kusmoyo membenarkan laporan tersebut.
"Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," jelasnya.