TRIBUNJABAR.ID - Kiper muda Persib Bandung Fitrah Maulana mengungkap alasannya selalu berlari dan memeluk Teja Paku Alam setelah tim meraih kemenangan.
Momen hangat tersebut beberapa kali menuai sorotan dari para suporter.
Terbaru, Fitrah kembali berlari dan memeluk Teja Paku Alam setelah Persib Bandung memenangkan laga melawan Persija Jakarta dengan skor 1-0 pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tersebut, Teja Paku Alam juga mencatatkan clean sheet-nya yang kesembilan musim ini.
Setelah wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Fitrah Maulana yang berada di bangku cadangan berlari kencang menghampiri Teja Paku Alam yang masih berada di gawang sisi selatan stadion.
Fitrah Maulana pun mengangkat seniornya itu, mengekspresikan kebahagiaan setelah meraih kemenangan dalam duel El Clasico Indonesia tersebut.
Melalui unggahan Instagram, Fitrah Maulana menjelaskan alasan di balik seringnya ia melakukan hal tersebut.
Baca juga: Teja Paku Alam Ciptakan Clean Sheet Ke-9 di Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta
"Banyak yang bertanya perihal kenapa kamu (Fitrah) selalu berlari menghampiri Teja," tulis Fitrah Maulana, dikutip dari Instagram @fitrahmaulana_mr50, Senin (12/1/2026).
Kiper berusia 20 tahun tersebut mengaku merasa bangga dengan tim, termasuk Teja Paku Alam yang sudah menjadi idolanya jauh sebelum ia bergabung dengan Persib Bandung.
"Aku bangga dengan tim ini. Di sisi lain, aku punya idola. Idolaku adalah Teja. Dari masa aku sebelum ke Persib, aku mengidolakan Teja," ungkap Fitrah Maulana.
"Aku berlari kepadanya karena aku merasa aku dulu liat dia di tv tetapi sekarang aku bisa liat dia langsung dan setim bersamanya," tutur Fitrah.
Pemain besutan Akademi Persib tersebut belajar banyak dari sang idola yang kini telah menjadi rekannya di Persib Bandung.
"Saya melihat dia seperti contoh kiper profesional dan saya banyak belajar," kata Fitrah.
Selain itu, Fitrah Maulana juga enggan membiarkan idolanya itu melakukan selebrasi sendirian karena berada jauh dari rekan-rekannya di tengah lapangan.
"Kiper juga terkadang setelah menang mereka selebrasi sendirian dan aku tidak ingin dia merasa sendiri," kata Fitrah Maulana.
"Dengan aku berlari kepadanya dan memeluknya dia tidak merasa selebrasi seorang diri. This is my idol," tutup dia.
Unggahan tersebut pun dikomentari oleh sosok idola Fitrah, Teja Paku Alam dengan tiga emoji hati berwarna biru.
Adapun, Teja Paku Alam berhasil tampil impresif dalam laga tersebut.
Terlebih, serangan masif Persija Jakarta sejak awal hingga akhir pertandingan mampu dihalau oleh penyelamatan gemilang Teja Paku Alam.
Hasil 1-0 ini membawa Persib Bandung kembali ke puncak klasemen dan menjadi juara paruh musim menggeser Borneo FC.
Sebagai informasi, Fitrah Maulana sendiri telah bergabung latihan bersama Persib Bandung senior sejak 2023. Namun, ia baru mendapatkan caps pertamanya pada musim ini.
Ia debut menggantikan sang idola pada laga tunda pekan keempat melawan pesaing Persib Bandung di papan atas, Borneo FC, Jumat (5/12/2025).
Baca juga: Mauricio Souza Sebut Kesalahan Individu Buat Persija Jakarta Kalah dari Persib Bandung
Debut Fitrah Maulana pun menuai sorotan karena ia mampu tampil apik melawan tim yang saat itu berada di papan atas.
Ditambah lagi, Fitrah Maulana juga mencatatkan debut manis dengan kemenangan 3-1 untuk Persib Bandung.
Persib Bandung dan Persija Jakarta langsung menyajikan permainan terbuka sesaat setelah peluit pertama dibunyikan.
Tim tuan rumah berhasil memecah kebuntuan dengan cepat ketika pertandingan baru memasuki menit kelima.
Berawal dari pergerakan Berguinho di sisi kanan, ia mengirimkan umpan silang menuju kotak penalti Macan Kemayoran.
Kesalahan Bruno Tubarao dalam mengantisipasi bola tersebut memudahkan Beckham Putra untuk menjebol gawang yang dikawal Carlos Eduardo.
Gol kilat itu membawa Persib Bandung unggul sementara 1-0.
Persija Jakarta merespons ketertinggalan dengan menaikkan intensitas serangan mereka.
Peluang emas didapatkan tim tamu pada menit ke-17 lewat tusukan Allano di sisi kiri, namun umpan silang yang melewati depan gawang Teja Paku Alam gagal disambar oleh Eksel Runtukahu yang terlambat menjemput bola.
Memasuki pertengahan paruh pertama, kendali permainan kedua tim lebih banyak terjadi di sektor tengah lapangan.
Skuad arahan Mauricio Souza terus berupaya menyamakan kedudukan, salah satunya melalui peluang Maxwell Souza pada menit ke-38, tetapi sepakannya masih mampu dimentahkan oleh Teja Paku Alam.
Keunggulan 1-0 bagi tuan rumah tetap bertahan sampai waktu turun minum.
Di babak kedua, pertandingan diwarnai insiden kartu merah langsung bagi Bruno Tubarao setelah dirinya kedapatan menginjak kaki Beckham Putra.
Meski bermain dengan jumlah pemain yang berkurang, Persija tetap berusaha keras untuk mengejar skor. Beberapa peluang emas tercipta, namun selalu kandas akibat aksi penyelamatan gemilang dari Teja Paku Alam.
Intensitas duel semakin memanas saat laga memasuki sepuluh menit terakhir, di mana benturan fisik antar pemain sering kali tak terhindarkan.
Persib Bandung sempat memperoleh sejumlah peluang tambahan melalui Adam Alis dan Ramon Tanque, namun tidak ada yang berbuah gol tambahan.
Pertandingan pun ditutup dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung.