Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gelandang Persib, Thom Haye mengaku banyak mendapat kirimnan ancaman pembunuhan baik terhadap dirinya maupun keluarganya.
Peristiwa ini terjadi pascalaga kontra Persija Jakarta, MInggu (11/1/2026).
Haye mengatakan bahwa dia bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tapi dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan ancaman pembunuhan kepadanya dan keluarganya untuk berhenti.
Ancaman pembunuhan terhadap Haye pun mendapat sorotan dari media Belanda yang merasa prihatin terkait kondisi itu.
Namun, sejauh ini ancaman pembunuhan yang dialami Haye belum ada laporan di kepolisian. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.
Baca juga: Media Belanda Soroti Ancaman Pembunuhan untuk Keluarga Thom Haye Pascakemenangan Persib
Baca juga: Bobotoh Gaungkan Tagar StandWithHaye Imbas Thom Haye Terima Ancaman setelah Laga Persib vs Persija
"Belum ada laporan (dugaan ancaman pembunuhan) baik ke Polda maupun Polrestabes Bandung," kata Hendra saat dihubungi, Senin (12/1/2026).
Kondisi ini lantas membuat Hendra belum dapat memberikan tanggapan lebih lanjut.
Dia menyarankan agar yang bersangkutan membuat laporan ke pihak kepolisian agar bisa dimintai keterangan dan ditindaklanjuti.
Thom Haye direkrut Persib Bandung pada Agustus 2025 untuk mengarungi musim BRI Super League 2025/2026 dengan kontrak berdurasi dua tahun. Dia diperkenalkan bersamaan dengan bek asal Italia, Federico Barba. Haye menjadi pemain termahal di liga setelah meninggalkan klub Belanda, Almere City.
Haye pun menjadi pemain yang sudah bermain untuk tim-tim Eropa, khususnya di Belanda, seperti Heerenveen, NAC Breda, Ado Den Haag, Willem II, AZ Alkmaar, dan sempat mencicipi bermain di Italia dengan berseragam Lecce. (*)